SEJARAH DESA KERSAMENAK

 SEJARAH DESA
  Asal-usul/Legenda Desa
Sejarah berdirinya Desa Kersamenak tidak diketahui secara pasti. Dari hasil penelitian diperoleh, informasi tentang sejarah Desa kersamenak diperkirakan sudah ada sejak masa Pemerintah Belanda, hal tersebut dikuatkan dengan adanya beberapa sumber-sumber sejarah tentang kepala desa yang menjabat pada masa itu dan berdasarkan beberapa sumber diantara mereka para tokoh kepala desaada yang mendapatkan bintang penghargaan dari Pemerintah Belanda seperti lurah Natapraja (1930) sebagai kepala desa yang taat dan patuh. (Wawancara H. Suharman, 20 Nopember 2012)
Berdasarkan salah satu penelitian sebelumnya yang menguatkan akan keberadaan desa Kersamenak adalah ketika pemerintah kolonial Belanda memindahkan ibukota kabupaten dari Limbangan ke Garut Kota sekarang, mereka membuka daerah baru. Daerah baru itu memerlukan pasokan air bersih. Mata air Cipulus di selatan kampung Cibunar pernah direncanakan sebagai sumber pasokan salah satu buktinya adalah adanya Pemerintah tanggul di daerah tersebut. Namun rencana tersebut tidak dilanjutkan.( Ikbal : 2012). Dengan bukti tersebut menjadi alasan lain akan keberadaan Desa Kersamenak pada zaman penjajahan, mengingat kampung Cibunar sebelum terjdi pemekaran merupakan salah satu kampung yang berada di wilayah admistrasitif Desa Kersamenak.
Alasan alasan lain adalah adanya beberapa bangunan rumah  yang ada di salah satu kampung desa kersamenak yang memiliki ciri khas bangunan Belanda, dan juga terdapatnya bangunan-bangunan peninggalan jaman Belanda yang ada di perkampungan desa sebelah yaitu Sukabakti yang masih tetap bertahan sampai sekarang, selain itu beberapa ornamen bangunan yang ada di Rumah sakit Umum Dr. Slamet yang letaknya tidak jauh dari Desa Kersamenak sekitar + 5 km masih terdapat bangunan-bangunan peninggalan jaman Belanda.
Penduk yang mendiami wilayah kersamenak sampai tahun 1960an adalah kaum bangsawan atau menak yang mendominasi perkampungan di wilayah sebelah Barat desa Kersamenak yaitu kampung Cireungit bagian Tengah, kampung Pameungpeuk dan kampung Cicurug dan sebelah timur adalah kampung Salamgede dan Ancol.Golongan Menak di beberapa perkampungan tersebut hanya terbatas beberapa orang saja. Akan tetapi keberadaan golongan menak di kampung tersebut melahirkan anggapan “dicap menak” oleh masyarakat yang lain. Kelompok minoritas Kaum menak yang ada di wilayah Kersamenak adalah menjadi bukti sejarah akan terbentuknya suatu desa yang tetap kokoh sampai sekarang sekalipun dominasi mayoritas masyarakatnya adalah masyarakat biasa.
Berdasarkan sumber informasi dan fakta sejarah di masyarakat, istilah Kersamenak di tinjau  dari sisi bahasa terdiri dari dua suku kata yaitu kersa  dan Menak, kersaberarti kemauan, keinginan dan harapan, dan menakberarti kaum bangsawan. Dari kedua suku kata tersebut di pahami bahwa tersebtuknya Desa Kersamenak adalah atas dasar adanya kemauan dan gagasan para kaum bangsawan yang ada di wilayah tersebut. Pemahaman lain tentang arti Kersamenak adalah adanya golongan menak yang berpola hidup seperti halnya masyarakat biasa, sehingga mereka tidak pernah memilih-milih pekerjaan yang hendak dikerjakannya, hal ini sesuai dengan ungkapan masyarakat menakna kersamenak mah kalersaan
Menurut Irawati Warsilah (2000), bahwa Pada masa sebelum kemerdekaan sekitar tahun 1940, kalangan masyarakat Indonesia memiliki beberapa strata sosial yang secara garis besar yang paling memiliki peran penting adalah  golongan atas yaitu bangsawan atau Menak, ningrat, priyayi. Hal yang sama dengan masyarakat Kersamenak. ketiga golongan garis besar strata sosial masyarakatnya adalah golongan Menak, masyarakat biasa (cacah) lebih besar dan mendominasi penduduk yang ada di Desa Kersamenak. Golongan masyarakat ini berprofesi sebagai pegawai Pemerintah dan sebagian karena kepemilikan lahan pesawahan yang sangat luas. Sedangkan para pedagang dan pengrajin lebih banyak masyarakat yang tinggal di wilayah Timur desa Kersamenak.
Luasnya wilayah Desa kersamenak terutama di sebelah timur menjadi dinamika perjalan desa yang menarik, mulai terpisah kemudian bersatu dan kemudian terpisah lagi. Sebelum tahun 1948 desa Kersamenak terpisah secara administratif dengan Desa Cibunar seperti halnya sekarang kemudian sekitar tahun 1948 kedua desa tersebut disatukan dan pada tahun 1984 dimekarkan kembali menjadi dua desa yaitu desa Kersamenak dan desa Cibunar.
Berdasarkan data arsip desa ditemukan beberapa tokoh kepala Desa yang pernah menjabat selama kurun satu abad mulai dari ketika kedua desa antara Kersamenak dengan Cibunar masih terpisah kemudian bersatu dan kemudian terpisah lagi sampai sekarang. yaitu desa Kersamenak di sebelah Barat dan desa Cibunar di sebelah Timur.
Dalam perkembangan selajutnya sekitar tahun 1984 wilayah tersebut di mekarkan kembali menjadi dua wilayah desa ketika pada masa kepemimpinan kepala desa Dalilukman dengan batas desa sebelah barat kampung Nangewer masuk ke wilayah Desa Kersamenak dan desa Cibunar hanya membawahi tiga kampung yaitu cibunar Girang, Paku haji dan Cibunar Hilir.

Desa kersamenak mengalami perjalan sejarah yang cukup menarik dan memiliki kekayaan yang cukup melimpah jika dibandingkan dengan desa-desa tetangganya. Sawah bengkok “Carik” istilah lahan sawah yang dimilki Pemerintah desa termasuk lahan paling luas yang dimiliki Desa Kersamenak dan bahkan kekayaan desa Kersamenak juga terdapat di luar daerah persisnya di daerah samarang. 




Desa
: KERSAMENAK
Kecamatan
: TAROGONG KIDUL
Kabupaten
: KABUPATEN GARUT
Provinsi
: JAWA BARAT
Bulan
: 11
Tahun
: 2015

 Referensi 1
 : PROFIL DESA
 Referensi 2
:
 Referensi 3
:
 Referensi 4
:

I. Potensi Sumber Daya Alam
A. Potensi Umum
1.a. Batas Wilayah
Batas
Desa/Kel
Kecamatan
Sebelah utara: DESA CINTARASA: KECAMATAN TAROGONG KIDUL
Sebelah selatan: DESA MEKARJAYA: KECAMATAN BAYONGBONG
Sebelah timur: DESA CIBUNAR: KECAMATAN GARUT KOTA
Sebelah barat: DESA CINTA KARYA: KECAMATAN SAMARANG

1.b. Penetapan Batas dan Peta Wilayah
Penetapan BatasDasar HukumPeta Wilayah
Perdes No
Ada
Perda No

2. Luas wilayah menurut penggunaan
Luas tanah sawah
126,00 Ha
Luas tanah kering
56,00 Ha
Luas tanah basah
0,00 Ha
Luas tanah perkebunan
5,00 Ha
Luas fasilitas umum
9,00 Ha
Luas tanah hutan
0,00 Ha
Total luas
196,00 Ha

TANAH SAWAH
Sawah irigasi teknis
40,00 Ha
Sawah irigasi ½ teknis
76,00 Ha
Sawah tadah hujan
10,00 Ha
Sawah pasang surut
0,00 Ha
Total luas
126,00 Ha
TANAH KERING
Tegal/ladang
5,00 Ha
Pemukiman
44,00 Ha
Pekarangan
7,00 Ha
Total luas
56,00 Ha
TANAH BASAH
Tanah rawa
0,00 Ha
Pasang surut
0,00 Ha
Lahan gambut
0,00 Ha
Situ/waduk/danau
0,00 Ha
Total luas
0,00 Ha
TANAH PERKEBUNAN
Tanah perkebunan rakyat
0,00 Ha
Tanah perkebunan negara
0,00 Ha
Tanah perkebunan swasta
0,00 Ha
Tanah perkebunan perorangan
5,00 Ha
Total luas
5,00 Ha
TANAH FASILITAS UMUM
Kas Desa/Kelurahan:
3,00 Ha
a. Tanah bengkok
0,00 Ha
b. Tanah titi sara
0,00 Ha
c. Kebun desa
0,00 Ha
d. Sawah desa
3,00 Ha
Lapangan olahraga
1,00 Ha
Perkantoran pemerintah
0,30 Ha
Ruang publik/taman kota
0,00 Ha
Tempat pemakaman desa/umum
1,30 Ha
Tempat pembuangan sampah
0,00 Ha
Bangunan sekolah/perguruan tinggi
2,20 Ha
Pertokoan
0,00 Ha
Fasilitas pasar
0,00 Ha
Terminal
0,00 Ha
Jalan
1,20 Ha
Daerah tangkapan air
0,00 Ha
Usaha perikanan
0,00 Ha
Sutet/aliran listrik tegangan tinggi
0,00 Ha
Total luas
9,00 Ha
TANAH HUTAN
Hutan lindung
0,00 Ha
Hutan produksi
0,00 Ha
a. Hutan produksi tetap
0,00 Ha
b. Hutan terbatas
0,00 Ha
Hutan konservasi
0,00 Ha
Hutan adat
0,00 Ha
Hutan asli
0,00 Ha
Hutan sekunder
0,00 Ha
Hutan buatan
0,00 Ha
Hutan mangrove
0,00 Ha
Hutan suaka
0,00 Ha
a. Suaka alam
0,00 Ha
b. Suaka margasatwa
0,00 Ha
Hutan rakyat
0,00 Ha
Total luas
0,00 Ha

3. Iklim
Curah hujan2.500,00 mm
Jumlah bulan hujan5,00 bulan
Kelembapan90,00
Suhu rata-rata harian28,00 oC
Tinggi tempat dari permukaan laut1.500,00 mdl

4.Jenis dan Kesuburan Tanah
Warna tanah (sebagian besar)Hitam 
Tekstur tanahDebuan
Tingkat kemiringan tanah20,00 derajat
Lahan kritis1,00 Ha
Lahan terlantar0,00 Ha
Tingkat erosi tanah
Luas tanah erosi ringan0,00 Ha
Luas tanah erosi sedang0,00 Ha
Luas tanah erosi berat0,00 Ha
Luas tanah yang tidak ada erosi0,00 Ha

5. Topografi
Desa/kelurahan dataran rendahTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan berbukit-bukitTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan dataran tinggi/pegununganTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan lereng gunungTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan tepi pantai/pesisirTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan kawasan rawaTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan kawasan gambutTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan aliran sungaiTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan bantaran sungaiTidak0,00 Ha
Lain-Lain0,00 Ha
Letak
Desa/kelurahan kawasan perkantoranTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan kawasan pertokoan/bisnisTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan kawasan campuranTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan kawasan industriTidak0,00 Ha
Desa/Kelurahan kepulauanTidak0,00 Ha
Desa/Kelurahan pantai/pesisirTidak0,00 Ha
Desa/Kelurahan kawasan hutanTidak0,00 Ha
Desa/Kelurahan taman suakaTidak0,00 Ha
Desa/Kelurahan kawasan wisataTidak0,00 Ha
Desa/Kelurahan perbatasan dengan negara lainTidak0,00 Ha
Desa/Kelurahan perbatasan dengan provinsi lainTidak0,00 Ha
Desa/Kelurahan perbatasan dengan kabupaten lainTidak0,00 Ha
Desa/Kelurahan perbatasan antar kecamatan lainTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan DAS/bantaran sungaiTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan rawan banjirTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan bebas banjirTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan potensial tsunamiTidak0,00 Ha
Desa/kelurahan rawan jalur gempa bumiTidak0,00 Ha
Orbitasi
Jarak ke ibu kota kecamatan5,00 Km
Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan
kendaraan bermotor
0,25 Jam
Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan
berjalan kaki atau kendaraan non bermotor
1,00 Jam
Kendaraan umum ke ibu kota kecamatan10,00 unitAda
Jarak ke ibu kota kabupaten/kota7,00 Km
Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan
kendaraan bermotor
0,50 Jam
Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan
berjalan kaki atau kendaraan non bermotor
1,00 Jam
Kendaraan umum ke ibu kota kabupaten/kota5,00 unitAda
Jarak ke ibu kota provinsi70,00 Km
Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan
kendaraan bermotor
3,00 Jam
Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan
berjalan kaki atau kendaraan non bermotor
12,00 Jam
Kendaraan umum ke ibu kota provinsi1,00 unitAda
B. PERTANIAN
B.1. TANAMAN PANGAN
1. Pemilikan Lahan Pertanian Tanaman Pangan
Jumlah keluarga memiliki tanah pertanian501 keluarga
Tidak memiliki805 keluarga
Memiliki kurang 10 ha501 keluarga
Memiliki 10 – 50 ha0 keluarga
Memiliki 50 – 100 ha0 keluarga
Memiliki lebih dari 100 ha0 keluarga
Jumlah total keluarga petani1.306 keluarga

2. Luas tanaman pangan menurut komoditas pada tahun ini
Jagung0,70 Ha0,00 Ton/ha
Ubi jalar0,40 Ha0,00 Ton/ha
Cabe1,50 Ha0,00 Ton/ha
Bawang Merah0,80 Ha0,00 Ton/ha
Tomat1,00 Ha0,00 Ton/ha
Sawi2,00 Ha0,00 Ton/ha
Brocoli0,30 Ha0,00 Ton/ha
Padi sawah126,00 Ha0,00 Ton/ha
Ubi kayu0,30 Ha0,00 Ton/ha

3. Jenis komoditas buah-buahan yang dibudidayakan
A. Kepemilikan Lahan Tanaman Buah-buahan
Jumlah keluarga memiliki tanah perkebunan6 keluarga
Tidak memiliki0 keluarga
Memiliki kurang dari 10 ha6 keluarga
Memiliki 10 – 50 ha0 keluarga
Memiliki 50 – 100 ha0 keluarga
Memiliki 100 – 500 ha0 keluarga
Memiliki 500 – 1000 ha0 keluarga
Memiliki lebih dari 1000 ha0 keluarga
Jumlah total keluarga perkebunan6 keluarga

B. Hasil Tanaman Dan Luas Tanaman Buah-buahan
Jeruk0,50 Ha3,00 Ton/ha
Pepaya0,25 Ha4,00 Ton/ha
Jambu klutuk1,00 Ha4,00 Ton/ha

Jenis Tanaman
Luas (ha)
Hasil panen (Ton/ha)
4. Pemasaran Hasil Tanaman Pangan Dan Tanaman Buah-buahan ...
Dijual langsung ke konsumenYa
Dijual ke pasarTidak
Dijual melalui KUDYa
Dijual melalui tengkulakYa
Dijual melalui pengecerYa
Dijual ke lumbung desa/kelYa
Tidak dijualYa

B.2 TANAMAN APOTIK HIDUP DAN SEJENISNYA
C. PERKEBUNAN
1. Pemilikan Lahan Perkebunan
Jumlah keluarga memiliki tanah perkebunankeluarga
Tidak memilikikeluarga
Memiliki kurang dari 5 hakeluarga
Memiliki 10 – 50 hakeluarga
Memiliki 50 – 100 hakeluarga
Memiliki 100 – 500 hakeluarga
Memiliki 500 – 1000 hakeluarga
Memiliki lebih dari 1000 hakeluarga
Jumlah total keluarga perkebunankeluarga
Kepemilikan Usaha Perkebunan Yang Dimiliki Negarakeluarga
Total Luas PerkebunanHa

2. Luas dan hasil perkebunan menurut jenis komoditas
Jenis
Swasta/negara
Rakyat
Luas (ha)
Hasil (kw/ha)
Luas (ha)
Hasil (kw/ha)

3. Pemasaran Hasil Perkebunan ...
Dijual langsung ke konsumenTidak
Dijual ke pasar hewanTidak
Dijual melalui KUDTidak
Dijual melalui TengkulakTidak
Dijual melalui PengecerTidak
Dijual ke lumbung desa/kelTidak
Tidak dijualTidak
D. KEHUTANAN
1. Luas Lahan Menurut Pemilikan
Milik Negara0,00 ha
Milik Adat/Ulayat0,00 ha
Perhutani/Instansi Sektoral0,00 ha
Milik masyarakat perorangan0,00 ha
Total0,00 ha

2. Hasil Hutan

3. Kondisi Hutan
Kondisi Hutan
Baik
Rusak
Total

4. Dampak yang Timbul dari Pengolahan Hutan

5. Mekanisme Pemasaran Hasil Hutan ...
Dijual langsung ke konsumenTidak
Dijual ke pasarTidak
Dijual melalui KUDTidak
Dijual melalui TengkulakTidak
Dijual melalui PengecerTidak
Dijual ke lumbung desa/kelTidak
Tidak dijualTidak
E. PETERNAKAN
1. Jenis populasi ternak
Jenis Ternak
Jumlah Pemilik
Perkiraan Jumlah Populasi
Sapi
2 orang
30 ekor
Kerbau
5 orang
25 ekor
Ayam kampung
15 orang
300 ekor
Jenis ayam broiler
6 orang
12000 ekor
Bebek
10 orang
1000 ekor
Domba
11 orang
66 ekor

2. Produksi Peternakan
Telur1.000,00 960
Daging4.500,00 960
Air liur burung walet150,00 960

3. Ketersediaan Hijauan Pakan Ternak
Luas tanaman pakan ternak (rumput gajah, dll)0,00 ha
Produksi hijauan makanan ternak0,00 Ton/ha
Luas lahan gembalaan0,00 ha
Dipasok dari luar desa/kelurahan0,00 Ton
Disubsidi dinas0,00 Ton
Lainnya0,00 Ton

4. Pemilik Usaha Pengolahan Hasil Ternak

5. Pemasaran Hasil Ternak ...
Dijual langsung ke konsumenYa
Dijual ke pasarYa
Dijual melalui KUDYa
Dijual melalui TengkulakYa
Dijual melalui PengecerYa
Dijual ke lumbung desa/kelYa
Tidak dijualYa

6. Ketersediaan lahan pemeliharaan ternak/padang penggembalaan
Milik masyarakat umum0,00 ha
Milik perusahaan peternakan (ranch)0,00 ha
Milik perorangan0,00 ha
Sewa pakai0,00 ha
Milik pemerintah0,00 ha
Milik masyarakat adat0,00 ha
Lainnya0,00 ha
F. PERIKANAN
1. Jenis dan alat produksi budidaya ikan laut dan payau

2. Jenis dan sarana produksi budidaya ikan air tawar
Empang/kolam
0,50
7,00 ton/th

3. Jenis ikan dan produksi
Mas8,00 ton/th

4. Pemasaran Hasil Perikanan ...
Dijual langsung ke konsumen
Ya
Dijual ke pasar
Ya
Dijual melalui KUD
Ya
Dijual melalui Tengkulak
Ya
Dijual melalui Pengecer
Ya
Dijual ke lumbung desa/kel
Ya
Tidak dijual
Ya

G. BAHAN GALIAN
1. Jenis dan deposit bahan galian

2. Produksi bahan galian

3. Kepemilikan dan Pengelolaan Bahan Galian

4. Pemasaran Hasil Galian ...
Dijual langsung ke konsumen
Tidak
Dijual ke pasar
Ya
Dijual melalui KUD
Tidak
Dijual melalui Tengkulak
Tidak
Dijual melalui Pengecer
Tidak
Dijual ke Perusahaan
Tidak
Dijual ke lumbung desa/kel
Tidak
Tidak dijual
Tidak

H. SUMBER DAYA AIR
1. Potensi Air dan Sumber Daya Air
Sungai
Sedang

2. Sumber Air Bersih
Jenis
Jumlah (Unit)
Pemanfaat (KK)
Kondisi Baik/Rusak
Mata Air
9
557
Baik
Sumur gali
1562
7156
Baik

3. Kualitas Air Minum
Berbau
Berwarna
Berasa
Baik
Sumur gali
Tidak
Tidak
Ya

4. Sungai
Jumlah sungai4 buah
Kondisi
TercemarTidak
Pendangkalan/Pengendapan Lumpur TinggiYa
KeruhTidak
Jernih dan Tidak Tercemar/memenuhi baku mutu airTidak
Berkurangnya biota sungaiTidak
KeringTidak

5. Rawa
Luas rawa0,00 ha
Pemanfaatan
Perikanan darat maupun laut
Air baku untuk pengolahan air minum
Cuci dan mandi
Irigasi
Buang air besar
Perikanan
Sayuran
Pembudidayaan hutan manggrove
Lain-Lain

6. Pemanfaatan dan kondisi danau/waduk/situ
Luas0,00 ha
Pemanfaatan
Perikanan
Air Minum/Air Baku
Cuci dan mandi
Irigasi
Buang air besar
Pembangkit listrik
Prasarana transportasi
Lainnya
Kondisi
Tercemar
Pendangkalan
Keruh
Berlumpur

7. Air Panas
Sumber
Jumlah Lokasi
Pemanfaatan
(wisata, Pengobatan Energi, dll)
Kepemilikan/Pengelolaan
Pemda
Swasta
Adat/Perorangan
I. KUALITAS UDARA
Sumber
Jumlah Lokasi Sumber Pencemaran
Polutan Pencemaran
Efek terhadap
Kesehatan
(ganguan penglihatan/ kabut, ISPA, dll
Kepemilikan
Pemda
Swasta
Perorangan
J. KEBISINGAN
Tingkat Kebisingan
Ekses dampak kebisingan
Sumber Kebisingan
(kendaraan
bermotor, Kereta Api, Pelabuhan, Airport, pabrik, dll)

Efek Terhadap Penduduk
Kebisingan Sedang
Ya
KENDARAAN BERMOTORTIDAK NYAMAN
K. RUANG PUBLIK/TAMAN
Ruang Publik/ Taman
Keberadaan
Luas
Tingkat Pemanfaatan (Aktif/Pasif)
Jumlah Total
... M²
L. POTENSI WISATA
Lokasi/ Tempat/ Area Wisata
Keberadaan
Luas
Tingkat Pemanfaatan (Aktif/Pasif)
II. POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA
A. JUMLAH
Jumlah laki-laki4051 orang
Jumlah perempuan3897 orang
Jumlah total7948 orang
Jumlah kepala keluarga2015 KK
Kepadatan Penduduk4.055,10 per KM

B. USIA
Usia
Laki-laki
Perempuan
Usia
Laki-laki
Perempuan
0-12 bulan
40 orang
41 orang
39 tahun
56 orang
47 orang
1 tahun
65 orang
67 orang
40
59 orang
47 orang
2
66 orang
66 orang
41
44 orang
40 orang
3
62 orang
56 orang
42
38 orang
55 orang
4
65 orang
62 orang
43
50 orang
45 orang
5
72 orang
56 orang
44
53 orang
51 orang
6
70 orang
76 orang
45
72 orang
68 orang
7
70 orang
67 orang
46
38 orang
35 orang
8
66 orang
63 orang
47
43 orang
37 orang
9
64 orang
58 orang
48
56 orang
33 orang
10
63 orang
60 orang
49
57 orang
43 orang
11
68 orang
61 orang
50
53 orang
51 orang
12
70 orang
64 orang
51
48 orang
42 orang
13
60 orang
59 orang
52
43 orang
44 orang
14
69 orang
70 orang
53
36 orang
33 orang
15
60 orang
57 orang
54
40 orang
33 orang
16
72 orang
67 orang
55
40 orang
41 orang
17
61 orang
61 orang
56
38 orang
34 orang
18
56 orang
87 orang
57
34 orang
34 orang
19
56 orang
53 orang
58
59 orang
38 orang
20
63 orang
59 orang
59
40 orang
35 orang
21
94 orang
59 orang
60
35 orang
30 orang
22
71 orang
65 orang
61
38 orang
35 orang
23
65 orang
61 orang
62
37 orang
34 orang
24
65 orang
67 orang
63
38 orang
34 orang
25
65 orang
70 orang
64
47 orang
40 orang
26
51 orang
49 orang
65
42 orang
41 orang
27
50 orang
55 orang
66
43 orang
39 orang
28
61 orang
61 orang
67
41 orang
37 orang
29
70 orang
66 orang
68
40 orang
35 orang
30
68 orang
64 orang
69
39 orang
34 orang
31
44 orang
41 orang
70
38 orang
35 orang
32
44 orang
43 orang
71
36 orang
34 orang
33
55 orang
50 orang
72
35 orang
46 orang
34
66 orang
61 orang
73
42 orang
43 orang
35
61 orang
63 orang
74
45 orang
40 orang
36
51 orang
53 orang
75
44 orang
39 orang
37
37 orang
34 orang
Lebih dari 75
34 orang
40 orang
38
58 orang
57 orang
Total
4085 orang
3851 orang

C. PENDIDIKAN
Tingkatan Pendidikan
Laki-laki
Perempuan
Usia 3 - 6 tahun yang belum masuk TK15 orang14 orang
Usia 3 - 6 tahun yang sedang TK/play group275 orang215 orang
Usia 7 - 18 tahun yang tidak pernah sekolah77 orang78 orang
Usia 7 - 18 tahun yang sedang sekolah671 orang727 orang
Usia 18 - 56 tahun tidak pernah sekolah230 orang247 orang
Usia 18 - 56 tahun pernah SD tetapi tidak tamat1754 orang1750 orang
Tamat SD/sederajat3343 orang3345 orang
Usia 12 - 56 tahun tidak tamat SLTP905 orang911 orang
Usia 18 - 56 tahun tidak tamat SLTA1050 orang1030 orang
Tamat SMP/sederajat2635 orang2643 orang
Tamat SMA/sederajat2510 orang2504 orang
Tamat D-1/sederajat110 orang95 orang
Tamat D-2/sederajat98 orang99 orang
Tamat D-3/sederajat73 orang41 orang
Tamat S-1/sederajat60 orang43 orang
Tamat S-2/sederajat3 orang0 orang
Jumlah Total27.551 orang

D. MATA PENCAHARIAN POKOK
Jenis Pekerjaan
Laki-laki
Perempuan
Petani501 orang0 orang
Buruh Tani805 orang489 orang
Pegawai Negeri Sipil41 orang36 orang
Montir11 orang0 orang
TNI5 orang0 orang
POLRI2 orang0 orang
Pengusaha kecil, menengah dan besar18 orang0 orang
Pedagang Keliling182 orang23 orang
Pembantu rumah tangga0 orang29 orang
Pengacara1 orang0 orang
Karyawan Perusahaan Swasta52 orang65 orang
Karyawan Perusahaan Pemerintah18 orang17 orang
Purnawirawan/Pensiunan9 orang5 orang
Dukun/paranormal/supranatural0 orang8 orang
Pengrajin industri rumah tangga lainnya557 orang163 orang
Jumlah Total Penduduk3.037 orang

E. AGAMA/ALIRAN KEPERCAYAAN
Agama
Laki-laki
Perempuan
Islam4051 orang3897 orang
Jumlah4.051 orang3.897 orang

F. KEWARGANEGARAAN
Kewarganegaraan
Laki-laki
Perempuan
Warga Negara Indonesia
9 orang
9 orang
Jumlah
9 orang
9 orang

G. ETNIS
Etnis
Laki-laki
Perempuan
Batak
2 orang
3 orang
Sunda
4039 orang
3882 orang
Jawa
10 orang
11 orang
Jumlah
4.051 orang
3.896 orang

H. CACAT MENTAL DAN FISIK
Jenis Cacat
Laki-laki
Perempuan
Tuna rungu
4 orang
2 orang
Tuna wicara
2 orang
0 orang
Tuna netra
2 orang
0 orang
Lumpuh
3 orang
4 orang
Idiot
3 orang
2 orang
Jumlah14 orang8 orang

I. TENAGA KERJA
Tenaga Kerja
Laki-laki
Perempuan
Penduduk usia 18 - 56 tahun2305 orang2296 orang
Penduduk usia 18 - 56 tahun yang bekerja2208 orang1380 orang
Jumlah4.513 orang3.676 orang
Total Jumlah8.189 orang

J. KUALITAS ANGKATAN KERJA
Angkatan Kerja
Laki-laki
Perempuan
Jumlah
0 orang
0 orang
III. POTENSI KELEMBAGAAN
A. LEMBAGA PEMERINTAHAN
PEMERINTAH DESA/KELURAHAN
Dasar hukum pembentukan Pemerintah Desa / KelurahanPerda
Dasar hukum pembentukan BPDKeputusan Bupati
Jumlah aparat pemerintahan Desa/Kelurahan1 orang
Jumlah perangkat desa/kelurahan10 unit kerja
Kepala Desa/LurahAda
Sekretaris Desa/KelurahanAda
Kepala Urusan PemerintahanAda - Aktif
Kepala Urusan PembangunanAda - Aktif
Kepala Urusan Pemberdayaan MasyarakatTidak Ada
Kepala Urusan Kesejahteraan RakyatAda - Aktif
Kepala Urusan UmumAda - Aktif
Kepala Urusan Keuangan
Kepala Urusan...............................
Kepala Urusan...............................
Jumlah Staf0 orang
Jumlah Dusun di Desa/Lingkungan di Kelurahan atau sebutan lain3 dusun/lingkungan
Kepala Dusun/Lingkungan ......Aktif
Kepala Dusun/Lingkungan ......Aktif
Kepala Dusun/Lingkungan ......Aktif
Kepala Dusun/Lingkungan ......
Kepala Dusun/Lingkungan ......
Tingkat Pendidikan Aparat Desa/KelurahanSD, SMP, SMA, Diploma, S1, Pascasarjana
Kepala Desa/LurahS1
Sekretaris Desa/KelurahanS1
Kepala Urusan PemerintahanSLTA
Kepala Urusan PembangunanSLTA
Kepala Urusan Pemberdayaan MasyarakatSLTA
Kepala Urusan Kesejahteraan RakyatSLTA
Kepala Urusan UmumS1
Kepala Urusan KeuanganSLTA
Kepala Urusan
Kepala Urusan
BADAN PERMUSYAWARATAN DESA
Keberadaan BPDAda - Aktif
Jumlah Anggota BPD7 orang
Pendidikan Anggota BPDSD, SMP, SMA, Diploma, S1, Pascasarjana
KetuaS1
Wakil KetuaS1
SekretarisS1
Anggota, Nama : SAMSUL HIDAYATSLTA
Anggota, Nama : NANDANG MUHAMAD IQBALSD
Anggota, Nama : IDANG RUSYANTOSLTA
Anggota, Nama :
Anggota, Nama :
Anggota, Nama :
Anggota, Nama :

B. LEMBAGA KEMASYARAKATAN
Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/LKK)
LPMD/LPMK ATAU SEBUTAN LAIN
Jumlah7
Dasar hukum pembentukanBerdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus7 orang
Alamat kantorKantor Desa kersamenak No. 2011
Ruang lingkup kegiatan0 Jenis , Yakni
PKK
Jumlah1
Dasar hukum pembentukanBerdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus45 orang
Alamat kantorKANTOR DESA KERSAMENAK NO. 2011
Ruang lingkup kegiatan12 Jenis , Yakni
RUKUN WARGA
Jumlah8
Dasar hukum pembentukanBerdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus40 orang
Alamat kantor
Ruang lingkup kegiatan12 Jenis , Yakni
RUKUN TETANGGA
Jumlah36
Dasar hukum pembentukanBerdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus180 orang
Alamat kantor
Ruang lingkup kegiatan12 Jenis , Yakni
KARANG TARUNA
Jumlah8
Dasar hukum pembentukanBerdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus64 orang
Alamat kantorKANTOR DESA KERSAMENAK NO. 2011
Ruang lingkup kegiatan12 Jenis , Yakni
KELOMPOK TANI/NELAYAN
Jumlah4
Dasar hukum pembentukanBerdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus60 orang
Alamat kantor
Ruang lingkup kegiatan12 Jenis , Yakni
ORGANISASI KEAGAMAAN
Jumlah1
Dasar hukum pembentukanBerdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus12 orang
Alamat kantorKANTOR DESA KERSAMENAK NO. 2011
Ruang lingkup kegiatan12 Jenis , Yakni
ORGANISASI PEMUDA LAINNYA
Jumlah9
Dasar hukum pembentukanBerdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus45 orang
Alamat kantorRW 01 - RW 08
Ruang lingkup kegiatan12 Jenis , Yakni
PECINTA ALAM
Jumlah1
Dasar hukum pembentukanBerdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus18 orang
Alamat kantorKP. NANGEWER RW 05 DESA KERSAMENAK
Ruang lingkup kegiatan12 Jenis , Yakni
YAYASAN
Jumlah6
Dasar hukum pembentukanBerdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa
Jumlah pengurus36 orang
Alamat kantorKP. CIRENGIT RW 01 KP. BABAKAN RW 02 KP. SALAMGEDE RW 03 KP. ANCOL RW 04 KP. NANGEWER RW 05 KP. CICURUG RW 06
Ruang lingkup kegiatan12 Jenis , Yakni

C. TINGKAT PARTISIPASI POLITIK
Jenis Pemilihan : Pemilu Presiden
Jumlah Wanita yang memiliki hak pilih2158 orang
Jumlah Pria yang memiliki hak pilih2283 orang
Jumlah Wanita yang memilih1586 orang
Jumlah Pria yang memilih1786 orang

D. LEMBAGA EKONOMI
1. Lembaga Ekonomi, dan
Unit Usaha Desa/ Kelurahan
Jumlah/unit
Jumlah Kegiatan
Jumlah pengurus dan Anggota
Jumlah
2. Jasa Lembaga Keuangan
Jumlah/unit
Jumlah Kegiatan
Jumlah pengurus
Jumlah
3. Industri Kecil dan Menengah
Industri makanan
12
24
75
Industri Alat rumah tangga
12
12
63
Industri Material Bahan Bangunan
5
60
25
Industri Alat Pertanian
15
60
75
Industri Kerajinan
3
36
9
Jumlah
47
4. Usaha Jasa Pengangkutan
Jumlah Pemilik
Kapasitas
Tenaga Kerja
Jumlah pemilik Angkutan Desa/Perkotaan5 orang75 orang10 orang
Angkutan Antar Kota/Provinsi1 orang15 orang20 orang
Angkutan Sungai
Angkutan Laut
Angkutan Udara
Ekspedisi Dan Pengiriman
5. Usaha Jasa dan Perdagangan
Jumlah
Jenis produk yg diperdagangkan (umum,sayuran, barang & jasa, tambang, dll
Jumlah Tenaga Kerja yang terserap
6. Usaha Jasa Hiburan
7. Usaha Jasa Gas, Listrik, BBM Dan Air
8. Usaha Jasa Keterampilan
Jumlah
Jumlah Jenis produk yang diperdagangkan
Jumlah Tenaga Kerja
yang terserap
9. Usaha Jasa Hukum dan Konsultansi
10. Usaha Jasa Penginapan

E. LEMBAGA PENDIDIKAN
1. Pendidikan Formal
Nama
Jumlah
Status (Terdaftar, terakreditasi)
Kepemilikan
Jumlah Tenaga Pengajar
Jumlah siswa/ Mahasiswa
Pemerintah
Swasta
Desa /
Kelurahan
SD
6
Terdaftar42027866
SMP
3
Terdaftar12045950
SMA
1
Terdaftar01017112
Perguruan Tinggi
0
Terdaftar00000

2. Pendidikan Formal Keagamaan
Nama
Jumlah
Status (Terdaftar, terakreditasi)
Kepemilikan
Jumlah Tenaga Pengajar
Jumlah siswa/ Mahasiswa
Pemerintah
Swasta
Dll

3. Pendidikan Non Formal/Kursus
Nama
Jumlah
Status (Terdaftar, terakreditasi)
Kepemilikan (pemerintah, yayasan,dll)
Jumlah Tenaga Pengajar
Jumlah siswa/ Mahasiswa

F. LEMBAGA ADAT
1. Keberadaan Lembaga Adat
Pemangku Adat
Kepengurusan Adat
2. Simbol Adat
Rumah Adat
Barang Pusaka
Naskah-naskah
Lainnya
3. Jenis Kegiatan Adat
Musyawarah adat
Sanksi Adat
Upacara Adat Perkawinan
Upacara Adat Kematian
Upacara Adat Kelahiran
Upacara Adat dalam bercocok tanam
Upacara Adat bidang perikanan/laut
Upacara Adat bidang kehutanan
Upacara Adat dalam Pengelolaan sumber daya alam
Upacara adat dalam Pembangunan rumah
Upacara adat dalam penyelesaian masalah/konflik

G. LEMBAGA KEAMANAN
1. Hansip dan Linmas
Keberadaan Hansip dan Linmas1
Jumlah anggota Hansip14 orang
Jumlah anggota Satgas Linmas4 orang
Pelaksanaan SISKAMLING1
Jumlah Pos Kamling10 buah
2. Satpam Swakarsa
Keberadaan SATPAM SWAKARSA0
Jumlah anggota0 orang
Nama organisasi induk
Pemilik organisasi0
Keberadaan organisasi keamanan lainnya0
3. Kerjasama Desa/Kelurahan dengan TNI – POLRI dalam Bidang TRANTIBLINMAS
Mitra Koramil / TNI1
Jumlah anggota1 Orang
Jumlah kegiatan12 Jenis kegiatan
Lainnya
Babinkamtibmas / POLRI1
Jumlah anggota1 Orang
Jumlah kegiatan12 Jenis kegiatan
Lainnya
IV. POTENSI PRASARANA DAN SARANA
A. PRASARANA DAN SARANA TRANSPORTASI
1. Prasarana Transportasi Darat
Jenis Sarana dan Prasarana
Baik (km atau unit)
Rusak (km atau unit)
1.5 Panjang jalan konblok/semen/beton
2,00
1,00

2. Sarana Transportasi Darat
2.1 Panjang jalan aspalAda - 5 unit

3. Prasarana Transportasi Laut/Sungai
3.1 Panjang jalan aspalAda - 5 unit

4. Sarana Transportasi Sungai/Laut

5. Prasarana Transportasi Udara
B. PRASARANA KOMUNIKASI DAN INFORMASI
1. Telepon
WartelAda - 2 1
WarnetAda - 2 1
Jumlah Pelanggan TelkomAda - 52 1
Jumlah Pelanggan GSMAda - 1068 1
Jumlah Pelanggan CDMAAda - 50 1
Sinyal Telepon Seluler/HandphoneAda - 1068 1

2. Kantor Pos

3. Radio/TV
Jumlah TVAda - 1552 1

4. Koran/majalah/buletin

C. PRASARANA AIR BERSIH DAN SANITASI
1. Prasarana air bersih
Jumlah sumur pompa15 unit
Jumlah sumur gali1562 unit
Jumlah hidran umum0 unit
Jumlah PAH0 unit
Jumlah tangki air bersih0 unit
Jumlah embung0 unit
Jumlah mata air9 unit
Jumlah bangunan pengolahan air bersih/air minum0 unit

2. Sanitasi
Saluran drainase/saluran pembuangan air limbah1
Sumur resapan air rumah tangga1562 rumah
Jumlah MCK Umum40 unit
Pemilik jumlah jamban keluarga906 KK
Kondisi saluran drainase/saluran
pembuangan air limbah
2
D. PRASARANA DAN KONDISI IRIGASI
1. Prasarana Irigasi
Panjang saluran primer10.000,00 m
Panjang saluran sekunder21.000,00 m
Panjang saluran tersier45.000,00 m
Jumlah pintu sadap2 unit
Jumlah pintu pembagi air1 unit

2. Kondisi
Panjang saluran primer rusak4.000,00 m
Panjang saluran sekunder rusak15.000,00 m
Panjang saluran tersier rusak25.000,00 m
Jumlah pintu sadap rusak1 unit
Jumlah pintu pembagi air rusak1 unit

E. PRASARANA DAN SARANA PEMERINTAHAN
1. Prasarana dan Sarana Pemerintahan Desa/Kelurahan
Gedung Kantor
Tidak Ada
Kondisi
Baik
Jumlah ruang kerja
4 Ruang
Balai Desa/Kelurahan/sejenisnya
Ada
Listrik
Ada
Air bersih
Ada
Telepon
Ada
Rumah Dinas Kepala Desa/Lurah
Ada
Rumah Dinas Perangkat Desa/Kelurahan
Ada
Lainnya 1
1
Lainnya 2
Inventaris dan alat tulis kantor
Jumlah mesin tik2 buah
Jumlah meja10 buah
Jumlah kursi60 buah
Jumlah almari arsip5 buah
Komputer2 unit
Mesin fax0 unit
Kendaraan dinas2 unit
Administrasi Pemerintahan Desa/Kelurahan
Buku Data Peraturan DesaAda dan Terisi
Buku Keputusan Kepala Desa/LurahAda dan Tidak Terisi
Buku administrasi kependudukanAda dan Terisi
Buku data inventarisAda dan Terisi
Buku data aparatAda dan Terisi
Buku data tanah milik desa/tanah kas desa/milik kelurahanAda dan Terisi
Buku administrasi pajak dan retribusiAda dan Terisi
Buku data tanahAda dan Terisi
Buku laporan pengaduan masyarakatAda dan Terisi
Buku agenda ekspedisiAda dan Terisi
Buku profil desa/kelurahanAda dan Terisi
Buku data induk pendudukAda dan Terisi
Buku buku data mutasi pendudukAda dan Terisi
Buku rekapitulasi jumlah penduduk akhir bulanAda dan Terisi
Buku registrasi pelayanan pendudukAda dan Terisi
Buku data penduduk sementaraAda dan Terisi
Buku anggaran penerimaanAda dan Terisi
Buku anggaran pengeluaran pegawai dan pembangunanAda dan Terisi
Buku kas umumAda dan Terisi
Buku kas pembantu penerimaanAda dan Terisi
Buku kas pembantu pengeluaran rutin dan pembangunanAda dan Terisi
Buku data lembaga kemasyarakatanAda dan Terisi

2. Prasarana dan Sarana Badan Permusyawaratan Desa/BPD
Gedung KantorTidak Ada
Ruangan Kerja1 Ruang
Balai BPDAda
Kondisi
ListrikTidak Ada
Air bersihTidak Ada
TeleponTidak Ada
Inventaris dan alat tulis kantor
Jumlah mesin tik0 buah
Jumlah meja3 buah
Jumlah kursi3 buah
Jumlah almari arsip0 buah
Komputer0 unit
Mesin fax0 unit
Lainnya0
Administrasi BPD
Buku-buku administrasi keanggotaan BPDTidak Ada
Buku administrasi kegiatan BPD10 Jenis
Buku kegiatan BPDTidak Ada
Buku Himpunan Peraturan Desa yang ditetapkan BPD dan Kepala DesaTidak Ada
Lainnya0

3. Prasarana dan Sarana Dusun/Lingkungan atau Sebutan Lain
Gedung kantor atau Balai PertemuanAda
Alat tulis kantorAda
Barang inventarisAda
Buku administrasi1 jenis
Jenis kegiatan12 Jenis
Jumlah pengurus1 Orang
Lainnya0
F. PRASARANA DAN SARANA LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA/KELURAHAN
Gedung/kantor Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan/LKD/LK1
Peralatan Kantor: komputer, fax1
Mesin tik1
Kardek0
Buku administrasi lembaga kemasyarakatan1 jenis
Jumlah meja dan kursi1 unit
Lainnya0
LKMD/LPM atau sebutan lain
Memiliki kantor sendiri1
Peralatan Kantor : komputer, fax0
Mesin tik0
Kardek0
Buku administrasi lembaga kemasyarakatan1 jenis
Jumlah meja dan kursi1 unit
Buku administrasi1 jenis
Jumlah kegiatan12 jenis
Lainnya0
PKK1
Gedung/kantor0
Peralatan kantor/ATK/inventaris1
Kepengurusan
1
Buku administrasi PKK1
Kegiatan1
Jumlah kegiatan12 jenis
Karang Taruna1
Kepengurusan1
Buku administrasi1 Jenis
Jumlah kegiatan120 Jenis
Lainnya1
RT1
Kepengurusan1
Buku administrasi1 Jenis
Jumlah kegiatan12 Jenis
RW1
Kepengurusan1
Buku administrasi1 Jenis
Jumlah kegiatan12 Jenis
Lainnya1
Lembaga adat0
Memiliki kantor/gedung/menumpang0
Kepengurusan0
Buku administrasi0 Jenis
Jumlah kegiatan0 Jenis
BUMDES0
Memiliki kantor/gedung/menumpang0
Kepengurusan0
Buku administrasi0 Jenis
Jumlah kegiatan0 Jenis
Forum Komunikasi Kader Pemberdayaan Masyarakat1
Memiliki kantor/gedung/menumpang
Kepengurusan
Buku administrasiJenis
Jumlah kegiatan0 Jenis
Lainnya0
Kantor/gedung Organisasi Sosial Kemasyarakatan lainnya1
Memiliki kantor/gedung/menumpang
Kepengurusan
Kantor/gedung Organisasi Profesi yang ada1
Memiliki kantor/gedung/menumpang
Kepengurusan
Buku administrasiJenis
G. PRASARANA PERIBADATAN
Jumlah Masjid15 buah
Jumlah Langgar/Surau/Mushola10 buah
H. PRASARANA OLAH RAGA
Lapangan sepak bola1 buah
Lapangan bulu tangkis2 buah
Meja pingpong9 buah
Arum jeram1 buah
I. PRASARANA DAN SARANA KESEHATAN
1. Prasarana Kesehatan
Puskesmas1 unit
Posyandu9 unit

2. Sarana Kesehatan
Jumlah dukun bersalin terlatih4 orang
J. PRASARANA DAN SARANA PENDIDIKAN
Gedung SMA/sederajatSewa 0 buahmilik sendiri 1 buah
Gedung TKSewa 0 buahmilik sendiri 9 buah
Gedung Tempat Bermain AnakSewa 0 buahmilik sendiri 6 buah
Jumlah Lembaga Pendidikan AgamaSewa 0 buahmilik sendiri 10 buah
Perpustakaan desa/kelurahanSewa 0 buahmilik sendiri 1 buah
K. PRASARANA ENERGI DAN PENERANGAN
Listrik PLN1612 unit
Diesel umum0 unit
Genset pribadi0 unit
Lampu minyak tanah/jarak/kelapa0 Keluarga
Kayu bakar20 Keluarga
Batu bara0 Keluarga
Tanpa penerangan0 Keluarga
L. PRASARANA HIBURAN DAN WISATA
M. PRASARANA DAN SARANA KEBERSIHAN
Tempat Pembuangan Sementara (TPS)2 Lokasi
Tempat Pembuangan Akhir (TPA)0 Lokasi
Alat penghancur sampah
Jumlah gerobak sampah1 Unit
Jumlah tong sampah0 Unit
Jumlah truck pengangkut sampah0 Unit
Jumlah Satgas Kebersihan0Kelompok
Jumlah anggota Satgas Kebersihan0 Orang
Jumlah pemulung2 Orang
Tempat pengelolaan sampahTidak Ada
Pengelolaan sampah lingkungan/RTSwadaya
Pengelola sampah lainnyaTidak Ada

KABUPATEN GARUT, 28 November 2015
KERSAMENAK
Kecamatan TAROGONG KIDUL
Kabupaten KABUPATEN GARUT



INDRA GUNAWAN S. Fil. I
Kepala Desa

Tembusan :
1. Camat TAROGONG KIDUL
2. Bupati KABUPATEN GARUT
3. Arsip


Komentar

Posting Komentar