SEJARAH DESA KERSAMENAK
SEJARAH DESA
Asal-usul/Legenda
Desa
Sejarah
berdirinya Desa Kersamenak tidak diketahui secara pasti. Dari hasil penelitian
diperoleh, informasi tentang sejarah Desa kersamenak diperkirakan sudah ada sejak
masa Pemerintah
Belanda, hal tersebut dikuatkan dengan adanya beberapa sumber-sumber sejarah
tentang kepala desa yang menjabat pada masa itu dan
berdasarkan beberapa sumber
diantara mereka para tokoh kepala desaada yang mendapatkan bintang
penghargaan dari Pemerintah Belanda seperti lurah Natapraja (1930) sebagai kepala desa yang taat
dan patuh. (Wawancara H. Suharman,
20 Nopember 2012)
Berdasarkan
salah satu penelitian sebelumnya yang menguatkan akan keberadaan desa
Kersamenak adalah ketika pemerintah kolonial Belanda memindahkan ibukota
kabupaten dari Limbangan ke Garut Kota sekarang, mereka membuka daerah baru.
Daerah baru itu memerlukan pasokan air bersih. Mata air Cipulus di selatan
kampung Cibunar pernah direncanakan sebagai sumber pasokan salah satu buktinya
adalah adanya Pemerintah tanggul di daerah tersebut. Namun rencana tersebut
tidak dilanjutkan.( Ikbal : 2012). Dengan bukti tersebut menjadi alasan lain
akan keberadaan Desa Kersamenak pada zaman penjajahan, mengingat kampung
Cibunar sebelum terjdi pemekaran merupakan salah satu kampung yang berada di
wilayah admistrasitif Desa Kersamenak.
Alasan
alasan lain adalah adanya beberapa bangunan rumah yang ada di salah satu kampung desa
kersamenak yang memiliki ciri khas bangunan Belanda, dan juga terdapatnya
bangunan-bangunan peninggalan jaman Belanda yang ada di perkampungan
desa sebelah yaitu Sukabakti yang masih tetap bertahan sampai sekarang, selain
itu beberapa ornamen bangunan yang ada di Rumah
sakit Umum Dr. Slamet yang letaknya tidak jauh dari Desa Kersamenak sekitar +
5 km masih terdapat bangunan-bangunan peninggalan jaman
Belanda.
Penduk
yang mendiami wilayah kersamenak sampai tahun 1960an adalah kaum bangsawan atau
menak yang mendominasi perkampungan di wilayah sebelah Barat desa
Kersamenak yaitu kampung Cireungit bagian Tengah, kampung Pameungpeuk dan
kampung Cicurug dan sebelah timur adalah kampung Salamgede dan Ancol.Golongan Menak di beberapa perkampungan tersebut hanya
terbatas beberapa orang saja. Akan tetapi keberadaan golongan menak di
kampung tersebut melahirkan anggapan “dicap menak” oleh masyarakat yang
lain. Kelompok minoritas Kaum menak yang ada di wilayah Kersamenak
adalah menjadi bukti sejarah akan terbentuknya suatu desa yang tetap kokoh
sampai sekarang sekalipun dominasi mayoritas masyarakatnya adalah masyarakat
biasa.
Berdasarkan
sumber informasi dan fakta sejarah di masyarakat, istilah Kersamenak di
tinjau dari sisi bahasa terdiri dari dua
suku kata yaitu kersa dan Menak,
kersaberarti
kemauan, keinginan dan harapan, dan menakberarti kaum bangsawan. Dari kedua
suku kata tersebut di pahami bahwa
tersebtuknya Desa Kersamenak adalah atas
dasar adanya kemauan dan gagasan para kaum bangsawan yang ada di wilayah
tersebut. Pemahaman lain tentang arti Kersamenak adalah adanya golongan menak yang berpola
hidup seperti halnya masyarakat biasa, sehingga mereka tidak pernah
memilih-milih pekerjaan yang hendak dikerjakannya, hal ini
sesuai dengan ungkapan masyarakat ”menakna
kersamenak mah kalersaan”
Menurut Irawati Warsilah (2000), bahwa Pada masa sebelum
kemerdekaan sekitar tahun 1940, kalangan masyarakat Indonesia memiliki beberapa
strata sosial yang secara garis besar yang paling memiliki peran
penting adalah golongan atas yaitu bangsawan atau Menak,
ningrat, priyayi.
Hal yang sama dengan masyarakat Kersamenak. ketiga golongan garis besar strata
sosial masyarakatnya adalah golongan Menak, masyarakat biasa (cacah)
lebih besar dan mendominasi penduduk yang ada di Desa Kersamenak. Golongan masyarakat ini
berprofesi sebagai pegawai Pemerintah dan sebagian karena kepemilikan lahan
pesawahan yang sangat luas. Sedangkan para pedagang dan pengrajin lebih banyak
masyarakat yang tinggal di wilayah Timur desa Kersamenak.
Luasnya
wilayah Desa kersamenak terutama di sebelah timur menjadi dinamika perjalan
desa yang menarik, mulai terpisah kemudian bersatu dan kemudian terpisah lagi.
Sebelum tahun 1948
desa Kersamenak terpisah secara administratif dengan Desa Cibunar seperti
halnya sekarang kemudian sekitar tahun 1948 kedua desa tersebut disatukan
dan pada tahun 1984 dimekarkan kembali menjadi dua desa yaitu desa Kersamenak
dan desa Cibunar.
Berdasarkan data arsip desa
ditemukan beberapa tokoh kepala Desa yang pernah menjabat selama kurun satu
abad mulai
dari ketika kedua desa antara Kersamenak dengan Cibunar masih terpisah kemudian
bersatu dan kemudian terpisah lagi sampai sekarang. yaitu desa Kersamenak di
sebelah Barat dan desa Cibunar di sebelah Timur.
Dalam perkembangan selajutnya
sekitar tahun 1984 wilayah tersebut di mekarkan kembali menjadi dua wilayah desa
ketika pada masa kepemimpinan kepala desa Dalilukman dengan batas desa sebelah
barat kampung Nangewer masuk ke wilayah Desa Kersamenak dan desa Cibunar hanya
membawahi tiga kampung yaitu cibunar Girang, Paku haji dan Cibunar Hilir.
Desa kersamenak mengalami perjalan sejarah yang cukup
menarik dan memiliki kekayaan yang cukup melimpah jika dibandingkan dengan
desa-desa tetangganya. Sawah bengkok “Carik” istilah lahan sawah yang
dimilki Pemerintah desa termasuk lahan paling luas yang dimiliki Desa Kersamenak
dan bahkan kekayaan desa Kersamenak juga terdapat di luar daerah persisnya di
daerah samarang.
Desa
| : KERSAMENAK |
Kecamatan
| : TAROGONG KIDUL |
Kabupaten
| : KABUPATEN GARUT |
Provinsi
| : JAWA BARAT |
Bulan
| : 11 |
Tahun
| : 2015 |
| |
| |
Referensi 1
| : PROFIL DESA |
Referensi 2
| : |
Referensi 3
| : |
Referensi 4
| : |
| |
I. Potensi Sumber Daya Alam
A. Potensi Umum
1.a. Batas Wilayah
|
Batas
|
Desa/Kel
|
Kecamatan
|
| Sebelah utara | : DESA CINTARASA | : KECAMATAN TAROGONG KIDUL |
| Sebelah selatan | : DESA MEKARJAYA | : KECAMATAN BAYONGBONG |
| Sebelah timur | : DESA CIBUNAR | : KECAMATAN GARUT KOTA |
| Sebelah barat | : DESA CINTA KARYA | : KECAMATAN SAMARANG |
| | |
| 1.b. Penetapan Batas dan Peta Wilayah |
| Penetapan Batas | Dasar Hukum | Peta Wilayah |
| Perdes No |
Ada
|
| Perda No |
| 2. Luas wilayah menurut penggunaan |
| Luas tanah sawah |
126,00 Ha
|
| Luas tanah kering |
56,00 Ha
|
| Luas tanah basah |
0,00 Ha
|
| Luas tanah perkebunan |
5,00 Ha
|
| Luas fasilitas umum |
9,00 Ha
|
| Luas tanah hutan |
0,00 Ha
|
| Total luas |
196,00 Ha
|
| TANAH SAWAH | |
| Sawah irigasi teknis |
40,00 Ha
|
| Sawah irigasi ½ teknis |
76,00 Ha
|
| Sawah tadah hujan |
10,00 Ha
|
| Sawah pasang surut |
0,00 Ha
|
| Total luas |
126,00 Ha
|
| |
| TANAH KERING | |
| Tegal/ladang |
5,00 Ha
|
| Pemukiman |
44,00 Ha
|
| Pekarangan |
7,00 Ha
|
| Total luas |
56,00 Ha
|
| |
| TANAH BASAH | |
| Tanah rawa |
0,00 Ha
|
| Pasang surut |
0,00 Ha
|
| Lahan gambut |
0,00 Ha
|
| Situ/waduk/danau |
0,00 Ha
|
| Total luas |
0,00 Ha
|
| |
| TANAH PERKEBUNAN | |
| Tanah perkebunan rakyat |
0,00 Ha
|
| Tanah perkebunan negara |
0,00 Ha
|
| Tanah perkebunan swasta |
0,00 Ha
|
| Tanah perkebunan perorangan |
5,00 Ha
|
| Total luas |
5,00 Ha
|
| |
| TANAH FASILITAS UMUM | |
| Kas Desa/Kelurahan: |
3,00 Ha
|
| a. Tanah bengkok |
0,00 Ha
|
| b. Tanah titi sara |
0,00 Ha
|
| c. Kebun desa |
0,00 Ha
|
| d. Sawah desa |
3,00 Ha
|
| Lapangan olahraga |
1,00 Ha
|
| Perkantoran pemerintah |
0,30 Ha
|
| Ruang publik/taman kota |
0,00 Ha
|
| Tempat pemakaman desa/umum |
1,30 Ha
|
| Tempat pembuangan sampah |
0,00 Ha
|
| Bangunan sekolah/perguruan tinggi |
2,20 Ha
|
| Pertokoan |
0,00 Ha
|
| Fasilitas pasar |
0,00 Ha
|
| Terminal |
0,00 Ha
|
| Jalan |
1,20 Ha
|
| Daerah tangkapan air |
0,00 Ha
|
| Usaha perikanan |
0,00 Ha
|
| Sutet/aliran listrik tegangan tinggi |
0,00 Ha
|
| Total luas |
9,00 Ha
|
| |
| TANAH HUTAN | |
| Hutan lindung |
0,00 Ha
|
| Hutan produksi |
0,00 Ha
|
| a. Hutan produksi tetap |
0,00 Ha
|
| b. Hutan terbatas |
0,00 Ha
|
| Hutan konservasi |
0,00 Ha
|
| Hutan adat |
0,00 Ha
|
| Hutan asli |
0,00 Ha
|
| Hutan sekunder |
0,00 Ha
|
| Hutan buatan |
0,00 Ha
|
| Hutan mangrove |
0,00 Ha
|
| Hutan suaka |
0,00 Ha
|
| a. Suaka alam |
0,00 Ha
|
| b. Suaka margasatwa |
0,00 Ha
|
| Hutan rakyat |
0,00 Ha
|
| Total luas |
0,00 Ha
|
| |
| 3. Iklim |
| Curah hujan | 2.500,00 mm |
| Jumlah bulan hujan | 5,00 bulan |
| Kelembapan | 90,00 |
| Suhu rata-rata harian | 28,00 oC |
| Tinggi tempat dari permukaan laut | 1.500,00 mdl |
| |
| 4.Jenis dan Kesuburan Tanah |
| Warna tanah (sebagian besar) | Hitam |
| Tekstur tanah | Debuan |
| Tingkat kemiringan tanah | 20,00 derajat |
| Lahan kritis | 1,00 Ha |
| Lahan terlantar | 0,00 Ha |
| |
| Tingkat erosi tanah | |
| Luas tanah erosi ringan | 0,00 Ha |
| Luas tanah erosi sedang | 0,00 Ha |
| Luas tanah erosi berat | 0,00 Ha |
| Luas tanah yang tidak ada erosi | 0,00 Ha |
| 5. Topografi |
| Desa/kelurahan dataran rendah | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan berbukit-bukit | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan dataran tinggi/pegunungan | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan lereng gunung | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan tepi pantai/pesisir | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan kawasan rawa | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan kawasan gambut | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan aliran sungai | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan bantaran sungai | Tidak | 0,00 Ha |
| Lain-Lain | | 0,00 Ha |
| | |
| Letak | | |
| Desa/kelurahan kawasan perkantoran | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan kawasan pertokoan/bisnis | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan kawasan campuran | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan kawasan industri | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/Kelurahan kepulauan | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/Kelurahan pantai/pesisir | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/Kelurahan kawasan hutan | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/Kelurahan taman suaka | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/Kelurahan kawasan wisata | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/Kelurahan perbatasan dengan negara lain | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/Kelurahan perbatasan dengan provinsi lain | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/Kelurahan perbatasan dengan kabupaten lain | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/Kelurahan perbatasan antar kecamatan lain | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan DAS/bantaran sungai | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan rawan banjir | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan bebas banjir | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan potensial tsunami | Tidak | 0,00 Ha |
| Desa/kelurahan rawan jalur gempa bumi | Tidak | 0,00 Ha |
| | |
| Orbitasi | | |
| Jarak ke ibu kota kecamatan | 5,00 Km |
Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan kendaraan bermotor | 0,25 Jam |
Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan dengan berjalan kaki atau kendaraan non bermotor | 1,00 Jam |
| Kendaraan umum ke ibu kota kecamatan | 10,00 unit | Ada |
| Jarak ke ibu kota kabupaten/kota | 7,00 Km |
Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan kendaraan bermotor | 0,50 Jam |
Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan berjalan kaki atau kendaraan non bermotor | 1,00 Jam |
| Kendaraan umum ke ibu kota kabupaten/kota | 5,00 unit | Ada |
| Jarak ke ibu kota provinsi | 70,00 Km |
Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan kendaraan bermotor | 3,00 Jam |
Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan berjalan kaki atau kendaraan non bermotor | 12,00 Jam |
| Kendaraan umum ke ibu kota provinsi | 1,00 unit | Ada |
| | |
B. PERTANIAN
B.1. TANAMAN PANGAN
| 1. Pemilikan Lahan Pertanian Tanaman Pangan |
| Jumlah keluarga memiliki tanah pertanian | 501 keluarga |
| Tidak memiliki | 805 keluarga |
| Memiliki kurang 10 ha | 501 keluarga |
| Memiliki 10 – 50 ha | 0 keluarga |
| Memiliki 50 – 100 ha | 0 keluarga |
| Memiliki lebih dari 100 ha | 0 keluarga |
| Jumlah total keluarga petani | 1.306 keluarga |
| |
| 2. Luas tanaman pangan menurut komoditas pada tahun ini |
| Jagung | 0,70 Ha | 0,00 Ton/ha |
| Ubi jalar | 0,40 Ha | 0,00 Ton/ha |
| Cabe | 1,50 Ha | 0,00 Ton/ha |
| Bawang Merah | 0,80 Ha | 0,00 Ton/ha |
| Tomat | 1,00 Ha | 0,00 Ton/ha |
| Sawi | 2,00 Ha | 0,00 Ton/ha |
| Brocoli | 0,30 Ha | 0,00 Ton/ha |
| Padi sawah | 126,00 Ha | 0,00 Ton/ha |
| Ubi kayu | 0,30 Ha | 0,00 Ton/ha |
3. Jenis komoditas buah-buahan yang dibudidayakan
| A. Kepemilikan Lahan Tanaman Buah-buahan |
| Jumlah keluarga memiliki tanah perkebunan | 6 keluarga |
| Tidak memiliki | 0 keluarga |
| Memiliki kurang dari 10 ha | 6 keluarga |
| Memiliki 10 – 50 ha | 0 keluarga |
| Memiliki 50 – 100 ha | 0 keluarga |
| Memiliki 100 – 500 ha | 0 keluarga |
| Memiliki 500 – 1000 ha | 0 keluarga |
| Memiliki lebih dari 1000 ha | 0 keluarga |
| Jumlah total keluarga perkebunan | 6 keluarga |
| B. Hasil Tanaman Dan Luas Tanaman Buah-buahan |
| Jeruk | 0,50 Ha | 3,00 Ton/ha |
| Pepaya | 0,25 Ha | 4,00 Ton/ha |
| Jambu klutuk | 1,00 Ha | 4,00 Ton/ha |
Jenis Tanaman
|
Luas (ha)
|
Hasil panen (Ton/ha)
|
| 4. Pemasaran Hasil Tanaman Pangan Dan Tanaman Buah-buahan ... |
| Dijual langsung ke konsumen | Ya |
| Dijual ke pasar | Tidak |
| Dijual melalui KUD | Ya |
| Dijual melalui tengkulak | Ya |
| Dijual melalui pengecer | Ya |
| Dijual ke lumbung desa/kel | Ya |
| Tidak dijual | Ya |
| |
B.2 TANAMAN APOTIK HIDUP DAN SEJENISNYA
C. PERKEBUNAN
| 1. Pemilikan Lahan Perkebunan |
| Jumlah keluarga memiliki tanah perkebunan | keluarga |
| Tidak memiliki | keluarga |
| Memiliki kurang dari 5 ha | keluarga |
| Memiliki 10 – 50 ha | keluarga |
| Memiliki 50 – 100 ha | keluarga |
| Memiliki 100 – 500 ha | keluarga |
| Memiliki 500 – 1000 ha | keluarga |
| Memiliki lebih dari 1000 ha | keluarga |
| Jumlah total keluarga perkebunan | keluarga |
| Kepemilikan Usaha Perkebunan Yang Dimiliki Negara | keluarga |
| Total Luas Perkebunan | Ha |
| 2. Luas dan hasil perkebunan menurut jenis komoditas |
Jenis
|
Swasta/negara
|
Rakyat
|
Luas (ha)
|
Hasil (kw/ha)
|
Luas (ha)
|
Hasil (kw/ha)
|
| 3. Pemasaran Hasil Perkebunan ... |
| Dijual langsung ke konsumen | Tidak |
| Dijual ke pasar hewan | Tidak |
| Dijual melalui KUD | Tidak |
| Dijual melalui Tengkulak | Tidak |
| Dijual melalui Pengecer | Tidak |
| Dijual ke lumbung desa/kel | Tidak |
| Tidak dijual | Tidak |
D. KEHUTANAN
| 1. Luas Lahan Menurut Pemilikan |
| Milik Negara | 0,00 ha |
| Milik Adat/Ulayat | 0,00 ha |
| Perhutani/Instansi Sektoral | 0,00 ha |
| Milik masyarakat perorangan | 0,00 ha |
| Total | 0,00 ha |
| 3. Kondisi Hutan |
Kondisi Hutan
|
Baik
|
Rusak
|
Total
|
| 4. Dampak yang Timbul dari Pengolahan Hutan |
| 5. Mekanisme Pemasaran Hasil Hutan ... |
| Dijual langsung ke konsumen | Tidak |
| Dijual ke pasar | Tidak |
| Dijual melalui KUD | Tidak |
| Dijual melalui Tengkulak | Tidak |
| Dijual melalui Pengecer | Tidak |
| Dijual ke lumbung desa/kel | Tidak |
| Tidak dijual | Tidak |
E. PETERNAKAN
| 1. Jenis populasi ternak |
Jenis Ternak
|
Jumlah Pemilik
|
Perkiraan Jumlah Populasi
|
| Sapi |
2 orang
|
30 ekor
|
| Kerbau |
5 orang
|
25 ekor
|
| Ayam kampung |
15 orang
|
300 ekor
|
| Jenis ayam broiler |
6 orang
|
12000 ekor
|
| Bebek |
10 orang
|
1000 ekor
|
| Domba |
11 orang
|
66 ekor
|
| 2. Produksi Peternakan |
| Telur | 1.000,00 960 |
| Daging | 4.500,00 960 |
| Air liur burung walet | 150,00 960 |
| 3. Ketersediaan Hijauan Pakan Ternak |
| Luas tanaman pakan ternak (rumput gajah, dll) | 0,00 ha |
| Produksi hijauan makanan ternak | 0,00 Ton/ha |
| Luas lahan gembalaan | 0,00 ha |
| Dipasok dari luar desa/kelurahan | 0,00 Ton |
| Disubsidi dinas | 0,00 Ton |
| Lainnya | 0,00 Ton |
| 4. Pemilik Usaha Pengolahan Hasil Ternak |
| 5. Pemasaran Hasil Ternak ... |
| Dijual langsung ke konsumen | Ya |
| Dijual ke pasar | Ya |
| Dijual melalui KUD | Ya |
| Dijual melalui Tengkulak | Ya |
| Dijual melalui Pengecer | Ya |
| Dijual ke lumbung desa/kel | Ya |
| Tidak dijual | Ya |
| 6. Ketersediaan lahan pemeliharaan ternak/padang penggembalaan |
| Milik masyarakat umum | 0,00 ha |
| Milik perusahaan peternakan (ranch) | 0,00 ha |
| Milik perorangan | 0,00 ha |
| Sewa pakai | 0,00 ha |
| Milik pemerintah | 0,00 ha |
| Milik masyarakat adat | 0,00 ha |
| Lainnya | 0,00 ha |
F. PERIKANAN
| 1. Jenis dan alat produksi budidaya ikan laut dan payau |
| 2. Jenis dan sarana produksi budidaya ikan air tawar |
| Empang/kolam |
0,50
|
7,00 ton/th
|
| 3. Jenis ikan dan produksi |
| Mas | 8,00 ton/th |
| 4. Pemasaran Hasil Perikanan ... |
| Dijual langsung ke konsumen |
Ya
|
| Dijual ke pasar |
Ya
|
| Dijual melalui KUD |
Ya
|
| Dijual melalui Tengkulak |
Ya
|
| Dijual melalui Pengecer |
Ya
|
| Dijual ke lumbung desa/kel |
Ya
|
| Tidak dijual |
Ya
|
G. BAHAN GALIAN
| 1. Jenis dan deposit bahan galian |
| 3. Kepemilikan dan Pengelolaan Bahan Galian |
| 4. Pemasaran Hasil Galian ... |
| Dijual langsung ke konsumen |
Tidak
|
| Dijual ke pasar |
Ya
|
| Dijual melalui KUD |
Tidak
|
| Dijual melalui Tengkulak |
Tidak
|
| Dijual melalui Pengecer |
Tidak
|
| Dijual ke Perusahaan |
Tidak
|
| Dijual ke lumbung desa/kel |
Tidak
|
| Tidak dijual |
Tidak
|
H. SUMBER DAYA AIR
| 1. Potensi Air dan Sumber Daya Air |
| Sungai |
Sedang
|
| 2. Sumber Air Bersih |
Jenis
|
Jumlah (Unit)
|
Pemanfaat (KK)
|
Kondisi Baik/Rusak
|
| Mata Air |
9
|
557
|
Baik
|
| Sumur gali |
1562
|
7156
|
Baik
|
| 3. Kualitas Air Minum |
|
Berbau
|
Berwarna
|
Berasa
|
Baik
|
| Sumur gali |
|
Tidak
|
Tidak
|
Ya
|
| 4. Sungai |
| Jumlah sungai | 4 buah |
| Kondisi |
| Tercemar | Tidak |
| Pendangkalan/Pengendapan Lumpur Tinggi | Ya |
| Keruh | Tidak |
| Jernih dan Tidak Tercemar/memenuhi baku mutu air | Tidak |
| Berkurangnya biota sungai | Tidak |
| Kering | Tidak |
| 5. Rawa |
| Luas rawa | 0,00 ha |
| Pemanfaatan |
| Perikanan darat maupun laut | |
| Air baku untuk pengolahan air minum | |
| Cuci dan mandi | |
| Irigasi | |
| Buang air besar | |
| Perikanan | |
| Sayuran | |
| Pembudidayaan hutan manggrove | |
| Lain-Lain | |
| 6. Pemanfaatan dan kondisi danau/waduk/situ |
| Luas | 0,00 ha |
Pemanfaatan
|
| Perikanan | |
| Air Minum/Air Baku | |
| Cuci dan mandi | |
| Irigasi | |
| Buang air besar | |
| Pembangkit listrik | |
| Prasarana transportasi | |
| Lainnya | |
| Kondisi |
| Tercemar | |
| Pendangkalan | |
| Keruh | |
| Berlumpur | |
| 7. Air Panas |
Sumber
|
Jumlah Lokasi
|
Pemanfaatan (wisata, Pengobatan Energi, dll)
|
Kepemilikan/Pengelolaan
|
Pemda
|
Swasta
|
Adat/Perorangan
|
I. KUALITAS UDARA
Sumber
|
Jumlah Lokasi Sumber Pencemaran
|
Polutan Pencemaran
|
Efek terhadap Kesehatan (ganguan penglihatan/ kabut, ISPA, dll
|
Kepemilikan
|
Pemda
|
Swasta
|
Perorangan
|
J. KEBISINGAN
Tingkat Kebisingan
|
Ekses dampak kebisingan
|
Sumber Kebisingan (kendaraan bermotor, Kereta Api, Pelabuhan, Airport, pabrik, dll)
|
Efek Terhadap Penduduk
|
| Kebisingan Sedang |
Ya
| KENDARAAN BERMOTOR | TIDAK NYAMAN |
K. RUANG PUBLIK/TAMAN
Ruang Publik/ Taman
|
Keberadaan
|
Luas
|
Tingkat Pemanfaatan (Aktif/Pasif)
|
| Jumlah Total |
... M²
| |
L. POTENSI WISATA
Lokasi/ Tempat/ Area Wisata
|
Keberadaan
|
Luas
|
Tingkat Pemanfaatan (Aktif/Pasif)
|
II. POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA
| A. JUMLAH |
| Jumlah laki-laki | 4051 orang |
| Jumlah perempuan | 3897 orang |
| Jumlah total | 7948 orang |
| Jumlah kepala keluarga | 2015 KK |
| Kepadatan Penduduk | 4.055,10 per KM |
| B. USIA |
Usia
|
Laki-laki
|
Perempuan
| |
Usia
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
| 0-12 bulan |
40 orang
|
41 orang
| | 39 tahun |
56 orang
|
47 orang
|
| 1 tahun |
65 orang
|
67 orang
| | 40 |
59 orang
|
47 orang
|
| 2 |
66 orang
|
66 orang
| | 41 |
44 orang
|
40 orang
|
| 3 |
62 orang
|
56 orang
| | 42 |
38 orang
|
55 orang
|
| 4 |
65 orang
|
62 orang
| | 43 |
50 orang
|
45 orang
|
| 5 |
72 orang
|
56 orang
| | 44 |
53 orang
|
51 orang
|
| 6 |
70 orang
|
76 orang
| | 45 |
72 orang
|
68 orang
|
| 7 |
70 orang
|
67 orang
| | 46 |
38 orang
|
35 orang
|
| 8 |
66 orang
|
63 orang
| | 47 |
43 orang
|
37 orang
|
| 9 |
64 orang
|
58 orang
| | 48 |
56 orang
|
33 orang
|
| 10 |
63 orang
|
60 orang
| | 49 |
57 orang
|
43 orang
|
| 11 |
68 orang
|
61 orang
| | 50 |
53 orang
|
51 orang
|
| 12 |
70 orang
|
64 orang
| | 51 |
48 orang
|
42 orang
|
| 13 |
60 orang
|
59 orang
| | 52 |
43 orang
|
44 orang
|
| 14 |
69 orang
|
70 orang
| | 53 |
36 orang
|
33 orang
|
| 15 |
60 orang
|
57 orang
| | 54 |
40 orang
|
33 orang
|
| 16 |
72 orang
|
67 orang
| | 55 |
40 orang
|
41 orang
|
| 17 |
61 orang
|
61 orang
| | 56 |
38 orang
|
34 orang
|
| 18 |
56 orang
|
87 orang
| | 57 |
34 orang
|
34 orang
|
| 19 |
56 orang
|
53 orang
| | 58 |
59 orang
|
38 orang
|
| 20 |
63 orang
|
59 orang
| | 59 |
40 orang
|
35 orang
|
| 21 |
94 orang
|
59 orang
| | 60 |
35 orang
|
30 orang
|
| 22 |
71 orang
|
65 orang
| | 61 |
38 orang
|
35 orang
|
| 23 |
65 orang
|
61 orang
| | 62 |
37 orang
|
34 orang
|
| 24 |
65 orang
|
67 orang
| | 63 |
38 orang
|
34 orang
|
| 25 |
65 orang
|
70 orang
| | 64 |
47 orang
|
40 orang
|
| 26 |
51 orang
|
49 orang
| | 65 |
42 orang
|
41 orang
|
| 27 |
50 orang
|
55 orang
| | 66 |
43 orang
|
39 orang
|
| 28 |
61 orang
|
61 orang
| | 67 |
41 orang
|
37 orang
|
| 29 |
70 orang
|
66 orang
| | 68 |
40 orang
|
35 orang
|
| 30 |
68 orang
|
64 orang
| | 69 |
39 orang
|
34 orang
|
| 31 |
44 orang
|
41 orang
| | 70 |
38 orang
|
35 orang
|
| 32 |
44 orang
|
43 orang
| | 71 |
36 orang
|
34 orang
|
| 33 |
55 orang
|
50 orang
| | 72 |
35 orang
|
46 orang
|
| 34 |
66 orang
|
61 orang
| | 73 |
42 orang
|
43 orang
|
| 35 |
61 orang
|
63 orang
| | 74 |
45 orang
|
40 orang
|
| 36 |
51 orang
|
53 orang
| | 75 |
44 orang
|
39 orang
|
| 37 |
37 orang
|
34 orang
| | Lebih dari 75 |
34 orang
|
40 orang
|
| 38 |
58 orang
|
57 orang
| | Total |
4085 orang
|
3851 orang
|
| C. PENDIDIKAN |
Tingkatan Pendidikan
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
| Usia 3 - 6 tahun yang belum masuk TK | 15 orang | 14 orang |
| Usia 3 - 6 tahun yang sedang TK/play group | 275 orang | 215 orang |
| Usia 7 - 18 tahun yang tidak pernah sekolah | 77 orang | 78 orang |
| Usia 7 - 18 tahun yang sedang sekolah | 671 orang | 727 orang |
| Usia 18 - 56 tahun tidak pernah sekolah | 230 orang | 247 orang |
| Usia 18 - 56 tahun pernah SD tetapi tidak tamat | 1754 orang | 1750 orang |
| Tamat SD/sederajat | 3343 orang | 3345 orang |
| Usia 12 - 56 tahun tidak tamat SLTP | 905 orang | 911 orang |
| Usia 18 - 56 tahun tidak tamat SLTA | 1050 orang | 1030 orang |
| Tamat SMP/sederajat | 2635 orang | 2643 orang |
| Tamat SMA/sederajat | 2510 orang | 2504 orang |
| Tamat D-1/sederajat | 110 orang | 95 orang |
| Tamat D-2/sederajat | 98 orang | 99 orang |
| Tamat D-3/sederajat | 73 orang | 41 orang |
| Tamat S-1/sederajat | 60 orang | 43 orang |
| Tamat S-2/sederajat | 3 orang | 0 orang |
| Jumlah Total | 27.551 orang |
| D. MATA PENCAHARIAN POKOK |
Jenis Pekerjaan
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
| Petani | 501 orang | 0 orang |
| Buruh Tani | 805 orang | 489 orang |
| Pegawai Negeri Sipil | 41 orang | 36 orang |
| Montir | 11 orang | 0 orang |
| TNI | 5 orang | 0 orang |
| POLRI | 2 orang | 0 orang |
| Pengusaha kecil, menengah dan besar | 18 orang | 0 orang |
| Pedagang Keliling | 182 orang | 23 orang |
| Pembantu rumah tangga | 0 orang | 29 orang |
| Pengacara | 1 orang | 0 orang |
| Karyawan Perusahaan Swasta | 52 orang | 65 orang |
| Karyawan Perusahaan Pemerintah | 18 orang | 17 orang |
| Purnawirawan/Pensiunan | 9 orang | 5 orang |
| Dukun/paranormal/supranatural | 0 orang | 8 orang |
| Pengrajin industri rumah tangga lainnya | 557 orang | 163 orang |
| Jumlah Total Penduduk | 3.037 orang |
| E. AGAMA/ALIRAN KEPERCAYAAN |
Agama
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
| Islam | 4051 orang | 3897 orang |
| Jumlah | 4.051 orang | 3.897 orang |
| F. KEWARGANEGARAAN |
Kewarganegaraan
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
| Warga Negara Indonesia |
9 orang
|
9 orang
|
| Jumlah |
9 orang
|
9 orang
|
| G. ETNIS |
Etnis
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
| Batak |
2 orang
|
3 orang
|
| Sunda |
4039 orang
|
3882 orang
|
| Jawa |
10 orang
|
11 orang
|
| Jumlah |
4.051 orang
|
3.896 orang
|
| H. CACAT MENTAL DAN FISIK |
Jenis Cacat
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
| Tuna rungu |
4 orang
|
2 orang
|
| Tuna wicara |
2 orang
|
0 orang
|
| Tuna netra |
2 orang
|
0 orang
|
| Lumpuh |
3 orang
|
4 orang
|
| Idiot |
3 orang
|
2 orang
|
| Jumlah | 14 orang | 8 orang |
| I. TENAGA KERJA |
Tenaga Kerja
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
| Penduduk usia 18 - 56 tahun | 2305 orang | 2296 orang |
| Penduduk usia 18 - 56 tahun yang bekerja | 2208 orang | 1380 orang |
| Jumlah | 4.513 orang | 3.676 orang |
| Total Jumlah | 8.189 orang |
| J. KUALITAS ANGKATAN KERJA |
Angkatan Kerja
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
| Jumlah |
0 orang
|
0 orang
|
III. POTENSI KELEMBAGAAN
| A. LEMBAGA PEMERINTAHAN |
| PEMERINTAH DESA/KELURAHAN |
| Dasar hukum pembentukan Pemerintah Desa / Kelurahan | Perda |
| Dasar hukum pembentukan BPD | Keputusan Bupati |
| Jumlah aparat pemerintahan Desa/Kelurahan | 1 orang |
| Jumlah perangkat desa/kelurahan | 10 unit kerja |
| Kepala Desa/Lurah | Ada |
| Sekretaris Desa/Kelurahan | Ada |
| Kepala Urusan Pemerintahan | Ada - Aktif |
| Kepala Urusan Pembangunan | Ada - Aktif |
| Kepala Urusan Pemberdayaan Masyarakat | Tidak Ada |
| Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat | Ada - Aktif |
| Kepala Urusan Umum | Ada - Aktif |
| Kepala Urusan Keuangan | |
| Kepala Urusan............................... | |
| Kepala Urusan............................... | |
| Jumlah Staf | 0 orang |
| Jumlah Dusun di Desa/Lingkungan di Kelurahan atau sebutan lain | 3 dusun/lingkungan |
| Kepala Dusun/Lingkungan ...... | Aktif |
| Kepala Dusun/Lingkungan ...... | Aktif |
| Kepala Dusun/Lingkungan ...... | Aktif |
| Kepala Dusun/Lingkungan ...... | |
| Kepala Dusun/Lingkungan ...... | |
| |
| Tingkat Pendidikan Aparat Desa/Kelurahan | SD, SMP, SMA, Diploma, S1, Pascasarjana |
| Kepala Desa/Lurah | S1 |
| Sekretaris Desa/Kelurahan | S1 |
| Kepala Urusan Pemerintahan | SLTA |
| Kepala Urusan Pembangunan | SLTA |
| Kepala Urusan Pemberdayaan Masyarakat | SLTA |
| Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat | SLTA |
| Kepala Urusan Umum | S1 |
| Kepala Urusan Keuangan | SLTA |
| Kepala Urusan | |
| Kepala Urusan | |
| |
| BADAN PERMUSYAWARATAN DESA |
| Keberadaan BPD | Ada - Aktif |
| Jumlah Anggota BPD | 7 orang |
| |
| Pendidikan Anggota BPD | SD, SMP, SMA, Diploma, S1, Pascasarjana |
| Ketua | S1 |
| Wakil Ketua | S1 |
| Sekretaris | S1 |
| |
| Anggota, Nama : SAMSUL HIDAYAT | SLTA |
| Anggota, Nama : NANDANG MUHAMAD IQBAL | SD |
| Anggota, Nama : IDANG RUSYANTO | SLTA |
| Anggota, Nama : | |
| Anggota, Nama : | |
| Anggota, Nama : | |
| Anggota, Nama : | |
| B. LEMBAGA KEMASYARAKATAN |
| Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/LKK) |
| |
| LPMD/LPMK ATAU SEBUTAN LAIN |
| Jumlah | 7 |
| Dasar hukum pembentukan | Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa |
| Jumlah pengurus | 7 orang |
| Alamat kantor | Kantor Desa kersamenak No. 2011 |
| Ruang lingkup kegiatan | 0 Jenis , Yakni |
| PKK |
| Jumlah | 1 |
| Dasar hukum pembentukan | Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa |
| Jumlah pengurus | 45 orang |
| Alamat kantor | KANTOR DESA KERSAMENAK NO. 2011 |
| Ruang lingkup kegiatan | 12 Jenis , Yakni |
| RUKUN WARGA |
| Jumlah | 8 |
| Dasar hukum pembentukan | Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa |
| Jumlah pengurus | 40 orang |
| Alamat kantor | |
| Ruang lingkup kegiatan | 12 Jenis , Yakni |
| RUKUN TETANGGA |
| Jumlah | 36 |
| Dasar hukum pembentukan | Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa |
| Jumlah pengurus | 180 orang |
| Alamat kantor | |
| Ruang lingkup kegiatan | 12 Jenis , Yakni |
| KARANG TARUNA |
| Jumlah | 8 |
| Dasar hukum pembentukan | Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa |
| Jumlah pengurus | 64 orang |
| Alamat kantor | KANTOR DESA KERSAMENAK NO. 2011 |
| Ruang lingkup kegiatan | 12 Jenis , Yakni |
| KELOMPOK TANI/NELAYAN |
| Jumlah | 4 |
| Dasar hukum pembentukan | Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa |
| Jumlah pengurus | 60 orang |
| Alamat kantor | |
| Ruang lingkup kegiatan | 12 Jenis , Yakni |
| ORGANISASI KEAGAMAAN |
| Jumlah | 1 |
| Dasar hukum pembentukan | Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa |
| Jumlah pengurus | 12 orang |
| Alamat kantor | KANTOR DESA KERSAMENAK NO. 2011 |
| Ruang lingkup kegiatan | 12 Jenis , Yakni |
| ORGANISASI PEMUDA LAINNYA |
| Jumlah | 9 |
| Dasar hukum pembentukan | Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa |
| Jumlah pengurus | 45 orang |
| Alamat kantor | RW 01 - RW 08 |
| Ruang lingkup kegiatan | 12 Jenis , Yakni |
| PECINTA ALAM |
| Jumlah | 1 |
| Dasar hukum pembentukan | Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa |
| Jumlah pengurus | 18 orang |
| Alamat kantor | KP. NANGEWER RW 05 DESA KERSAMENAK |
| Ruang lingkup kegiatan | 12 Jenis , Yakni |
| YAYASAN |
| Jumlah | 6 |
| Dasar hukum pembentukan | Berdasarkan Keputusan Lurah/Kepala Desa |
| Jumlah pengurus | 36 orang |
| Alamat kantor | KP. CIRENGIT RW 01 KP. BABAKAN RW 02 KP. SALAMGEDE RW 03 KP. ANCOL RW 04 KP. NANGEWER RW 05 KP. CICURUG RW 06 |
| Ruang lingkup kegiatan | 12 Jenis , Yakni |
| C. TINGKAT PARTISIPASI POLITIK |
| Jenis Pemilihan : Pemilu Presiden | |
| Jumlah Wanita yang memiliki hak pilih | 2158 orang |
| Jumlah Pria yang memiliki hak pilih | 2283 orang |
| Jumlah Wanita yang memilih | 1586 orang |
| Jumlah Pria yang memilih | 1786 orang |
| D. LEMBAGA EKONOMI |
1. Lembaga Ekonomi, dan Unit Usaha Desa/ Kelurahan
|
Jumlah/unit
|
Jumlah Kegiatan
|
Jumlah pengurus dan Anggota
|
Jumlah
|
| | |
2. Jasa Lembaga Keuangan
|
Jumlah/unit
|
Jumlah Kegiatan
|
Jumlah pengurus
|
Jumlah
|
| | |
3. Industri Kecil dan Menengah
|
|
|
|
| Industri makanan |
12
|
24
|
75
|
| Industri Alat rumah tangga |
12
|
12
|
63
|
| Industri Material Bahan Bangunan |
5
|
60
|
25
|
| Industri Alat Pertanian |
15
|
60
|
75
|
| Industri Kerajinan |
3
|
36
|
9
|
Jumlah
|
47
| | |
| | | |
4. Usaha Jasa Pengangkutan
|
Jumlah Pemilik
|
Kapasitas
|
Tenaga Kerja
|
| Jumlah pemilik Angkutan Desa/Perkotaan | 5 orang | 75 orang | 10 orang |
| Angkutan Antar Kota/Provinsi | 1 orang | 15 orang | 20 orang |
Angkutan Sungai
| | | |
Angkutan Laut
| | | |
Angkutan Udara
| | | |
Ekspedisi Dan Pengiriman
| | | |
5. Usaha Jasa dan Perdagangan
|
Jumlah
|
Jenis produk yg diperdagangkan (umum,sayuran, barang & jasa, tambang, dll
|
Jumlah Tenaga Kerja yang terserap
|
6. Usaha Jasa Hiburan
| | | |
7. Usaha Jasa Gas, Listrik, BBM Dan Air
| | | |
8. Usaha Jasa Keterampilan
|
Jumlah
|
Jumlah Jenis produk yang diperdagangkan
|
Jumlah Tenaga Kerja yang terserap
|
9. Usaha Jasa Hukum dan Konsultansi
| | | |
10. Usaha Jasa Penginapan
| | | |
E. LEMBAGA PENDIDIKAN
| 1. Pendidikan Formal |
Nama
|
Jumlah
|
Status (Terdaftar, terakreditasi)
|
Kepemilikan
|
Jumlah Tenaga Pengajar
|
Jumlah siswa/ Mahasiswa
|
Pemerintah
|
Swasta
|
Desa / Kelurahan
|
| SD |
6
| Terdaftar | 4 | 2 | 0 | 27 | 866 |
| SMP |
3
| Terdaftar | 1 | 2 | 0 | 45 | 950 |
| SMA |
1
| Terdaftar | 0 | 1 | 0 | 17 | 112 |
| Perguruan Tinggi |
0
| Terdaftar | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| 2. Pendidikan Formal Keagamaan |
Nama
|
Jumlah
|
Status (Terdaftar, terakreditasi)
|
Kepemilikan
|
Jumlah Tenaga Pengajar
|
Jumlah siswa/ Mahasiswa
|
Pemerintah
|
Swasta
|
Dll
|
| 3. Pendidikan Non Formal/Kursus |
Nama
|
Jumlah
|
Status (Terdaftar, terakreditasi)
|
Kepemilikan (pemerintah, yayasan,dll)
|
Jumlah Tenaga Pengajar
|
Jumlah siswa/ Mahasiswa
|
| F. LEMBAGA ADAT |
| 1. Keberadaan Lembaga Adat |
| Pemangku Adat | |
| Kepengurusan Adat | |
| 2. Simbol Adat |
| Rumah Adat | |
| Barang Pusaka | |
| Naskah-naskah | |
| Lainnya | |
| 3. Jenis Kegiatan Adat |
| Musyawarah adat | |
| Sanksi Adat | |
| Upacara Adat Perkawinan | |
| Upacara Adat Kematian | |
| Upacara Adat Kelahiran | |
| Upacara Adat dalam bercocok tanam | |
| Upacara Adat bidang perikanan/laut | |
| Upacara Adat bidang kehutanan | |
| Upacara Adat dalam Pengelolaan sumber daya alam | |
| Upacara adat dalam Pembangunan rumah | |
| Upacara adat dalam penyelesaian masalah/konflik | |
| |
| G. LEMBAGA KEAMANAN |
| 1. Hansip dan Linmas |
| Keberadaan Hansip dan Linmas | 1 |
| Jumlah anggota Hansip | 14 orang |
| Jumlah anggota Satgas Linmas | 4 orang |
| Pelaksanaan SISKAMLING | 1 |
| Jumlah Pos Kamling | 10 buah |
| 2. Satpam Swakarsa | |
| Keberadaan SATPAM SWAKARSA | 0 |
| Jumlah anggota | 0 orang |
| Nama organisasi induk | |
| Pemilik organisasi | 0 |
| Keberadaan organisasi keamanan lainnya | 0 |
| 3. Kerjasama Desa/Kelurahan dengan TNI – POLRI dalam Bidang TRANTIBLINMAS |
| Mitra Koramil / TNI | 1 |
| Jumlah anggota | 1 Orang |
| Jumlah kegiatan | 12 Jenis kegiatan |
| Lainnya | |
| |
| Babinkamtibmas / POLRI | 1 |
| Jumlah anggota | 1 Orang |
| Jumlah kegiatan | 12 Jenis kegiatan |
| Lainnya | |
IV. POTENSI PRASARANA DAN SARANA
A. PRASARANA DAN SARANA TRANSPORTASI
| 1. Prasarana Transportasi Darat |
Jenis Sarana dan Prasarana
|
Baik (km atau unit)
|
Rusak (km atau unit)
|
| 1.5 Panjang jalan konblok/semen/beton |
2,00
|
1,00
|
| 2. Sarana Transportasi Darat |
| 2.1 Panjang jalan aspal | Ada - 5 unit |
| 3. Prasarana Transportasi Laut/Sungai |
| 3.1 Panjang jalan aspal | Ada - 5 unit |
| 4. Sarana Transportasi Sungai/Laut |
| 5. Prasarana Transportasi Udara |
B. PRASARANA KOMUNIKASI DAN INFORMASI
| 1. Telepon |
| Wartel | Ada - 2 1 |
| Warnet | Ada - 2 1 |
| Jumlah Pelanggan Telkom | Ada - 52 1 |
| Jumlah Pelanggan GSM | Ada - 1068 1 |
| Jumlah Pelanggan CDMA | Ada - 50 1 |
| Sinyal Telepon Seluler/Handphone | Ada - 1068 1 |
| 3. Radio/TV |
| Jumlah TV | Ada - 1552 1 |
C. PRASARANA AIR BERSIH DAN SANITASI
| 1. Prasarana air bersih |
| Jumlah sumur pompa | 15 unit |
| Jumlah sumur gali | 1562 unit |
| Jumlah hidran umum | 0 unit |
| Jumlah PAH | 0 unit |
| Jumlah tangki air bersih | 0 unit |
| Jumlah embung | 0 unit |
| Jumlah mata air | 9 unit |
| Jumlah bangunan pengolahan air bersih/air minum | 0 unit |
| 2. Sanitasi |
| Saluran drainase/saluran pembuangan air limbah | 1 |
| Sumur resapan air rumah tangga | 1562 rumah |
| Jumlah MCK Umum | 40 unit |
| Pemilik jumlah jamban keluarga | 906 KK |
Kondisi saluran drainase/saluran pembuangan air limbah | 2 |
D. PRASARANA DAN KONDISI IRIGASI
| 1. Prasarana Irigasi |
| Panjang saluran primer | 10.000,00 m |
| Panjang saluran sekunder | 21.000,00 m |
| Panjang saluran tersier | 45.000,00 m |
| Jumlah pintu sadap | 2 unit |
| Jumlah pintu pembagi air | 1 unit |
| 2. Kondisi |
| Panjang saluran primer rusak | 4.000,00 m |
| Panjang saluran sekunder rusak | 15.000,00 m |
| Panjang saluran tersier rusak | 25.000,00 m |
| Jumlah pintu sadap rusak | 1 unit |
| Jumlah pintu pembagi air rusak | 1 unit |
E. PRASARANA DAN SARANA PEMERINTAHAN
| 1. Prasarana dan Sarana Pemerintahan Desa/Kelurahan |
| Gedung Kantor |
Tidak Ada
|
| Kondisi |
Baik
|
| Jumlah ruang kerja |
4 Ruang
|
| Balai Desa/Kelurahan/sejenisnya |
Ada
|
| Listrik |
Ada
|
| Air bersih |
Ada
|
| Telepon |
Ada
|
| Rumah Dinas Kepala Desa/Lurah |
Ada
|
| Rumah Dinas Perangkat Desa/Kelurahan |
Ada
|
| Lainnya 1 |
1
|
| Lainnya 2 |
|
| Inventaris dan alat tulis kantor | |
| Jumlah mesin tik | 2 buah |
| Jumlah meja | 10 buah |
| Jumlah kursi | 60 buah |
| Jumlah almari arsip | 5 buah |
| Komputer | 2 unit |
| Mesin fax | 0 unit |
| Kendaraan dinas | 2 unit |
| Administrasi Pemerintahan Desa/Kelurahan |
| Buku Data Peraturan Desa | Ada dan Terisi |
| Buku Keputusan Kepala Desa/Lurah | Ada dan Tidak Terisi |
| Buku administrasi kependudukan | Ada dan Terisi |
| Buku data inventaris | Ada dan Terisi |
| Buku data aparat | Ada dan Terisi |
| Buku data tanah milik desa/tanah kas desa/milik kelurahan | Ada dan Terisi |
| Buku administrasi pajak dan retribusi | Ada dan Terisi |
| Buku data tanah | Ada dan Terisi |
| Buku laporan pengaduan masyarakat | Ada dan Terisi |
| Buku agenda ekspedisi | Ada dan Terisi |
| Buku profil desa/kelurahan | Ada dan Terisi |
| Buku data induk penduduk | Ada dan Terisi |
| Buku buku data mutasi penduduk | Ada dan Terisi |
| Buku rekapitulasi jumlah penduduk akhir bulan | Ada dan Terisi |
| Buku registrasi pelayanan penduduk | Ada dan Terisi |
| Buku data penduduk sementara | Ada dan Terisi |
| Buku anggaran penerimaan | Ada dan Terisi |
| Buku anggaran pengeluaran pegawai dan pembangunan | Ada dan Terisi |
| Buku kas umum | Ada dan Terisi |
| Buku kas pembantu penerimaan | Ada dan Terisi |
| Buku kas pembantu pengeluaran rutin dan pembangunan | Ada dan Terisi |
| Buku data lembaga kemasyarakatan | Ada dan Terisi |
| 2. Prasarana dan Sarana Badan Permusyawaratan Desa/BPD |
| Gedung Kantor | Tidak Ada |
| Ruangan Kerja | 1 Ruang |
| Balai BPD | Ada |
| Kondisi | |
| Listrik | Tidak Ada |
| Air bersih | Tidak Ada |
| Telepon | Tidak Ada |
| Inventaris dan alat tulis kantor | |
| Jumlah mesin tik | 0 buah |
| Jumlah meja | 3 buah |
| Jumlah kursi | 3 buah |
| Jumlah almari arsip | 0 buah |
| Komputer | 0 unit |
| Mesin fax | 0 unit |
| Lainnya | 0 |
| |
| Administrasi BPD |
| Buku-buku administrasi keanggotaan BPD | Tidak Ada |
| Buku administrasi kegiatan BPD | 10 Jenis |
| Buku kegiatan BPD | Tidak Ada |
| Buku Himpunan Peraturan Desa yang ditetapkan BPD dan Kepala Desa | Tidak Ada |
| Lainnya | 0 |
| 3. Prasarana dan Sarana Dusun/Lingkungan atau Sebutan Lain |
| Gedung kantor atau Balai Pertemuan | Ada |
| Alat tulis kantor | Ada |
| Barang inventaris | Ada |
| Buku administrasi | 1 jenis |
| Jenis kegiatan | 12 Jenis |
| Jumlah pengurus | 1 Orang |
| Lainnya | 0 |
| |
F. PRASARANA DAN SARANA LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA/KELURAHAN
| Gedung/kantor Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Kelurahan/LKD/LK | 1 |
| Peralatan Kantor: komputer, fax | 1 |
| Mesin tik | 1 |
| Kardek | 0 |
| Buku administrasi lembaga kemasyarakatan | 1 jenis |
| Jumlah meja dan kursi | 1 unit |
| Lainnya | 0 |
| |
| LKMD/LPM atau sebutan lain | |
| Memiliki kantor sendiri | 1 |
| Peralatan Kantor : komputer, fax | 0 |
| Mesin tik | 0 |
| Kardek | 0 |
| Buku administrasi lembaga kemasyarakatan | 1 jenis |
| Jumlah meja dan kursi | 1 unit |
| Buku administrasi | 1 jenis |
| Jumlah kegiatan | 12 jenis |
| Lainnya | 0 |
| |
| PKK | 1 |
| Gedung/kantor | 0 |
| Peralatan kantor/ATK/inventaris | 1 |
| Kepengurusan | |
| 1 |
| Buku administrasi PKK | 1 |
|
| Kegiatan | 1 |
| Jumlah kegiatan | 12 jenis |
| |
| Karang Taruna | 1 |
| Kepengurusan | 1 |
| Buku administrasi | 1 Jenis |
| Jumlah kegiatan | 120 Jenis |
| Lainnya | 1 |
| RT | 1 |
| Kepengurusan | 1 |
| Buku administrasi | 1 Jenis |
| Jumlah kegiatan | 12 Jenis |
| |
| RW | 1 |
| Kepengurusan | 1 |
| Buku administrasi | 1 Jenis |
| Jumlah kegiatan | 12 Jenis |
| Lainnya | 1 |
| |
| Lembaga adat | 0 |
| Memiliki kantor/gedung/menumpang | 0 |
| Kepengurusan | 0 |
| Buku administrasi | 0 Jenis |
| Jumlah kegiatan | 0 Jenis |
| |
| BUMDES | 0 |
| Memiliki kantor/gedung/menumpang | 0 |
| Kepengurusan | 0 |
| Buku administrasi | 0 Jenis |
| Jumlah kegiatan | 0 Jenis |
| Forum Komunikasi Kader Pemberdayaan Masyarakat | 1 |
| Memiliki kantor/gedung/menumpang | |
| Kepengurusan | |
| Buku administrasi | Jenis |
| Jumlah kegiatan | 0 Jenis |
| Lainnya | 0 |
| |
| Kantor/gedung Organisasi Sosial Kemasyarakatan lainnya | 1 |
| Memiliki kantor/gedung/menumpang | |
| Kepengurusan | |
| |
| Kantor/gedung Organisasi Profesi yang ada | 1 |
| Memiliki kantor/gedung/menumpang | |
| Kepengurusan | |
| Buku administrasi | Jenis |
| |
G. PRASARANA PERIBADATAN
| Jumlah Masjid | 15 buah |
| Jumlah Langgar/Surau/Mushola | 10 buah |
H. PRASARANA OLAH RAGA
| Lapangan sepak bola | 1 buah |
| Lapangan bulu tangkis | 2 buah |
| Meja pingpong | 9 buah |
| Arum jeram | 1 buah |
I. PRASARANA DAN SARANA KESEHATAN
| 1. Prasarana Kesehatan |
| Puskesmas | 1 unit |
| Posyandu | 9 unit |
| 2. Sarana Kesehatan |
| Jumlah dukun bersalin terlatih | 4 orang |
J. PRASARANA DAN SARANA PENDIDIKAN
| Gedung SMA/sederajat | Sewa 0 buah | milik sendiri 1 buah |
| Gedung TK | Sewa 0 buah | milik sendiri 9 buah |
| Gedung Tempat Bermain Anak | Sewa 0 buah | milik sendiri 6 buah |
| Jumlah Lembaga Pendidikan Agama | Sewa 0 buah | milik sendiri 10 buah |
| Perpustakaan desa/kelurahan | Sewa 0 buah | milik sendiri 1 buah |
K. PRASARANA ENERGI DAN PENERANGAN
| Listrik PLN | 1612 unit |
| Diesel umum | 0 unit |
| Genset pribadi | 0 unit |
| Lampu minyak tanah/jarak/kelapa | 0 Keluarga |
| Kayu bakar | 20 Keluarga |
| Batu bara | 0 Keluarga |
| Tanpa penerangan | 0 Keluarga |
| |
L. PRASARANA HIBURAN DAN WISATA
M. PRASARANA DAN SARANA KEBERSIHAN
| Tempat Pembuangan Sementara (TPS) | 2 Lokasi |
| Tempat Pembuangan Akhir (TPA) | 0 Lokasi |
| Alat penghancur sampah | |
| Jumlah gerobak sampah | 1 Unit |
| Jumlah tong sampah | 0 Unit |
| Jumlah truck pengangkut sampah | 0 Unit |
| Jumlah Satgas Kebersihan | 0Kelompok |
| Jumlah anggota Satgas Kebersihan | 0 Orang |
| Jumlah pemulung | 2 Orang |
| Tempat pengelolaan sampah | Tidak Ada |
| Pengelolaan sampah lingkungan/RT | Swadaya |
| Pengelola sampah lainnya | Tidak Ada |
KABUPATEN GARUT, 28 November 2015 KERSAMENAK Kecamatan TAROGONG KIDUL Kabupaten KABUPATEN GARUT
INDRA GUNAWAN S. Fil. I Kepala Desa
Tembusan : 1. Camat TAROGONG KIDUL 2. Bupati KABUPATEN GARUT 3. Arsip |
|
Sejarah nya bermanfaat
BalasHapus